ENEWS, WAJO •• Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lamaddukkelleng Sengkang kembali menuai keluhan dari keluarga pasien. Pasalnya, ruang rawat inap dinilai tidak memenuhi standar kelayakan dan tampak sangat tidak terawat.
“Saya sangat menyayangkan kondisi rumah sakit ini. Ruangan yang seharusnya menjadi tempat perawatan anak-anak jauh dari kesan higienis, malah lebih pantas menjadi tempat beternak,” ujar Akbar kepada ENews Indonesia pada hari Rabu, 29 Oktober 2025.
Selain kondisi yang tidak terawat, pemandangan yang menimbulkan rasa jijik juga terlihat di gedung Sayra Kebidanan dan Sayra Anak.
“Tepat di depan kamar 1 GEA, di atas brankar atau ranjang beroda, terdapat kotoran kucing yang tidak dibersihkan. Setiap pengunjung yang melintas terpaksa menahan mual akibat aroma yang menyengat,” jelasnya.
“Tidak hanya itu, tumpukan sampah di dekat area ruang perawatan dibiarkan berserakan, mengundang lalat dan tikus,” imbuh Akbar.
Saat hendak dikonfirmasi, tidak satu pun petugas jaga ruang inap Sayra Anak yang berada di tempat.
Kelalaian petugas jaga dan kondisi ruangan yang kotor menjadi kritikan tajam bagi pihak manajemen RSUD Lamaddukkelleng Sengkang. Area rumah sakit, yang seharusnya menjadi contoh lingkungan sehat, justru menunjukkan kondisi yang bertolak belakang.
Jurnalis: Andi Ikbal






