ENEWSINDONESIA.COM, BONE ▪︎ Assosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar silaturahmi dan rapat koordinasi membahas beberapa masalah terkait pemerintahan desa.
Pertemuan tersebut digelar di salah satu cafe di Kota Watampone, Kabupaten Bone, Selasa (4/6/2024) yang dihadiri ratusan kepala desa se-Kabupaten Bone.
Pertemuan ini merupakan bentuk persiapan Apdesi melangkah kegiatan Musyawarah Cabang (Muscab) Apdesi yang rencananya akan digelar dalam waktu dekat.
Dalam pertemuan yang dipimpin Ketua Apdesi Bone Andi Mappakaya Amir tersebut, beberapa kepala desa menyampaikan keluhan, masukan, serta kritikan terkait pemerintahan di wilayah mereka masing-masing.
Andi Mappakaya juga menekankan, bahwa dalam tahun politik ini, Apdesi Bone dilarang atau tidak dibenarkan mendukung salah satu calon kepala daerah.
“Terkait hak politik, itu pribadi masing-masing. Atas nama organisasi, Apdesi tidak boleh terikat terhadap salah satu Cabup, karena berpotensi menimbulkan perpecahan diantara kita serta tujuan dibentuknya Apdesi bukan untuk hal seperti itu,” tegasnya.
Kades Latonro, Kecamatan Cenrana, Abu Bakar berharap Musyawarah Cabang (Muscab) Apdesi Bone digelar sebelum Pilkada Bone 2024.
“Supaya calon-calon Bupati Bone bisa diundang di hadapan kita-kita, serta kota bisa menyampaikan keluhan-keluhan kita, terutama masalah jalan kabupaten di wilayah kita masing-masing. Supaya kita masing-masing bisa menilai mereka,” jelas Abu Bakar.
Selain itu para kades juga bersepakat dilakukan pemilihan kembali Ketua Apdesi Bone secepatnya.
“Semua masukan dari para kepala desa akan kami tindaklanjuti secepatnya,” pungkas Andi Mappakaya Amir.
Dalam pertemuan tersebut juga dibagikan selebaran pernyataan untuk para kepala desa untuk menentukan pilihan Apdesi mana yang akan diikuti.
Diketahui, saat ini terdapat dua organisasi Apdesi di Kabupaten Bone. Para kades diberikan pilihan ingin mengikuti Apdesi yang mereka inginkan.






