Peresmian Gedung Disdik Bone, Kadisdik: 256 Sekolah Akan Direhabilitasi

Foto: Penandatanganan Prasasti gedung baru Disdik Bone. (Enews)

ENEWSINDONESIA.COM, BONE – Pemerintah Daerah Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang dipimpin langsung oleh Bupati Bone, Andi Fahsar M Padjalangi di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bone, Rabu (10/5/2023).

Upacara tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan prasasti gedung kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bone.



“Di peringatan Hardiknas ini, kita berharap kemerdekaan untuk belajar lebih terbuka. Kalau itu nerjalan, saya kira kearifan lokal berlaku,” tutur Bupati Bone di depan awak media.

Bupati mengungkapkan, nantinya akan ada pelantikan kepala sekolah definitif.

“Yang jelas nama gedung Disdik ini (yang baru diresmikan) adalah gedung Lamellong,” kata Bupati Bone.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Bone, Andi Fajaruddin menjelaskan, dalam momen Hari Pendidikan Nasional ini bisa dijadikan sebagai pendorong semangat.

“Bukan hanya bagi warga pendidikan tapi seluruh masyarakat untuk bahu membahu bersatu padu dalam berkolaborasi dalam rangka mengakselarasi hadirnya pendidikan berkualitas di Kabupaten Bone tahun 2023 ini ,” ujarnya.

Lebih lanjut Kadisdik menyampaikan, pemerintah daerah tetap berkomitmen menghadirkan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Bone.

Komitmen Pemerintah Daerah tersebut, kata Kadisdik, diwujudkan dalam kebijakan alokasi anggaran untuk Disdik dalam mendukung program-program pendidikan dalam rangka peningkatan pendidikan berkualitas.

“Tahun 2023 ini Pemda mengalokasikan anggaran lebih dari 25 persen dari total APBD. ini yang pertama kalinya besar dalam sejarah 10 tahun terakhir ini,” sebutnya.

“Anggaran Disdik ini untuk peningkatan kualitas pendidikan secara signifikan. Kurang lebih 614 Miliar lebih 25 persen APBD daerah melampaui mandatory spending Undang-undang 20 persen,” sambungnya.

Lebih jauh Fajaruddin menerangkan, belanja program itu lebih dari 85 persen diarahkan dukungan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan.

“Tadi sudah diserahkan secara simbolik oleh bupati, tahun ini ada kurang lebih 256 sekolah akan mengalami rehabilitasi. Kalau untuk Sekolah Dasar, karena ini sekolahnya berjumlah besar, itu yang kita perbaiki. Rencana akan dilakukan perbaikan tahun ini kurang lebih 188 sekolah SD dan SMP 64 sekolah,” ungkapnya.

Berikut rincian sekolah yang akan direhabilitasi;

– TK/PAUD sebanyak 4 sekolah;

– Sekolah Dasar 188 sekolah;

– Sekolah Menengah Pertama 64 sekolah;

– Bantuan sarana mobiler ke 225 sekolah;

– Bantuan sarana TIK ke 38 sekolah;

– Bantuan alat permainan edukatif ke 4 sekolah. (Mimienk Lee)





Tinggalkan Balasan