banner 728x250

Perbaikan Jalan Matangnga Tembus Mamasa Terus Digenjot

Enewsindonesia.com, POLMAN – Perbaikan jalan ke Kecamatan Matangnga, Kabupaten Polewali Mandar (Polman) terus diupayakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar), karena jalan tersebut juga menghunbungkan Kabupaten Polman dan Mamasa.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sulbar, Muhammad Aksan menjelaskan, sepanjang 40 km jalan menuju Matangnga telah dikerjakan. untuk di tahun ini dikerjakan lagi sepanjang 6 km, dengan memakan anggaran sebesar 15 miliar lebih yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

banner 728x250

“Tahun berikutnya (2020) 6 km lagi dari Matanga ke Kecamatan Mehalaan, Keppe, Kecamatan Mambi itu menjadi target kita selanjutnya. Jadi jalan Matangnga itu menjadi prioritas kita juga. Karena bagaimanapun juga kita ingin menghubungkan dengan Kabupaten Mamasa,” katanya.

Muhammad Aksan menuturkan, mengapa perbaikan jalan tersebut diupayakan, dikarenakan di Kecamatan Mehalaan terdapat daerah transmigrasi yang diharap nantinya dapat menjadi daerah pemasok sayur mayur dan tanaman holikultura lainnya.

“Olehnya itu kita mendukung itu karena daerah transmigrasi ini akan kita harapkan nanti menjadi pemasok sayur mayurdan tanaman holtikultura itu bisa kita bawah hasilnya keluar, karena memang kita merancang bagaimana produksi-produksi masyarakat ini bisa lebih murah sehingga merangsang masyarakat meningkatkan produksi nya,” tuturnya.

Terkait beberapa perbaikan jembatannya, ia mengatakan akan dikerjakan pada tahun 2021, setelah perbaikan jalannya sudah selesai.

Sementara itu, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, mengatakan jalan Lampa-Matangnga telah dianggarkan tahun ini. Rencananya akan ditembuskan ke Mamasa. Namun untuk tahun ini baru dapat menangani ruas jalan tersebut untuk ditembuskan ke Matangnga.

“Kita tembuskan ke Mamasa. Rencana tembus ke antara Aralle dan Mambi. Tembus kesana nanti,” ujar Gubernur.

Selain ruas jalan, juga mengerjakan jembatan penghubung antara Mapilli dan Piriang. Dan rencananya juga mengusulkan penanganan jembatan Lilli, termasuk drainase di Bulo, menggunakan Dana Alokasi Khusus.

“Sebenarnya direncanakan tahun ini, tapi dikerja dulu yang jembatan masuk (Mapilli-Piriang). Kedepannya baru dikerja lagi yang di Jembatan Lilli,” tutup Ali Baal Masdar.

Editor : Adi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *