Kolaborasi BNNK Bone dan Forbes Sosialisasi Anti Narkoba: Pemdes Pakkasalo Telah Bentuk Agen Pemulihan

Foto: Sekretaris Forbes Bone Andi Ardiman saat memaparkan materi terkait perlawanan peredaran gelap narkoba pada kegiatan Sosialisasi Anti Narkoba di Desa Pakkasalo Kecamatan Sibulue pada Kamis 4 September 2025. (Dok. Ardy Babe)

ENews, Bone •• Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba Bone kembali hadir dalam kegiatan sosialisasi pencegahan dan perlawanan terhadap narkoba berkolaborasi bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bone.

Kegiatan tersebut digelar oleh Pemerintah Desa Pakkasalo, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, di Aula Kantor Desa Pakkasalo, Kamis (4/9/2025).



Kepala Desa Pakkasalo, Andi Akbar menyampaikan bahwa pihaknya telah membentuk Agen Pemulihan di desanya.

“Jadi anggotanya berjumlah 5 orang, terdiri dari Babinsa dan perangkat desa. Mereka telah mengikuti pelatihan di BNNK Bone kemudian terjun ke desa,” kata Andi Akbar dalam kegiatan tersebut.

Ia melanjutkan, tugas Agen Pemulihan ini yaitu mendeteksi para pemakai narkoba yang masih terbilang ringan.

“Jadi warga yang terdeteksi terkondisi narkoba akan berusaha dipulihkan sesuai dari hasil pelatihan para agen ini. Kecualai mereka yang terkondisi sebagai pemakai berat akan dibawa ke BNN. Beda lagi kalau pengedar narkoba hingga bandar tentunya akan dibawa ke ranah hukum,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Camat Sibulue, Andi Amri Amin.

“Ini sesuai arahan BNNK dan tindak lanjut dari Perda P4GN. Di Kecamatan Sibulue sendiri, dua desa telah dibentuk Agen Pemulihan yakni di Desa Pakkasalo dan Desa Pattiro Riolo,” beber Andi Amri.

Pada kesempatan itu tampil sebagai pemateri yakni Kepala BNNK Bone AKBP Lamuati, Sekretaris Forbes Anti Narkoba Andi Ardiman, dan Ketua 1 Forbes Muhammad Syamsuddin.

Kepala BNNK Bone memaparkan jenis-jenis narkoba serta edukasi lainnya tentang bahaya narkoba.

Sedangkan pihak Forbes memaparkan pencegahan dan perlawanan narkoba dari pendekatan kultural hingga pemaparan Muhammad Syamsuddin yang pernah merasakan dampak dari narkoba.

“Selain aktif mengedukasi masyarakat terkait bahaya narkoba, kami juga aktif melakukan pengawalan terkait kasus narkoba bahkan kami menyediakan call center bagi warga yang ingin melaporkan kasus narkoba di wilayahnya,” kata Andi Ardiman dalam pemaparannya.

Pada kesempatan itu pula, pihak BNNK Bone juga menggelar tes urin yang dimulai dari Camat Sibulue, Andi Amri.

“Alhamdulillah, semua negativ narkoba,” tandas Andi Amri.





Tinggalkan Balasan