ENEWS, BONE •• Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong (ATW) menegaskan komitmennya mengawal kebijakan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bone membatalkan kenaikan pajak bumi dan bangunan perkotaan perdesaan (PBB P2) yang menjadi polemik di tengah-tengah masyarakat.
“Dari awal, kami pribadi tak setuju dengan hal itu. Sudah kami sampaikan pada gelaran pada Rapat Paripurna bahwa kami menolak hal itu,” tegasnya saat dikonfirmasi ENews Indonesia, Kamis (21/8/2025).
Kader Partai Gerindra ini menambahkan, pihaknya akan terus mengawal kebijakan pembatalan PBB-P2 tersebut.
“Sebagai wakil rakyat, langkah selanjutnya, kami akan terus mengawal aspirasi masyarakat dan memonitor apa yang menjadi kebijakan Pemda terkait penundaan kenaikan PBB P2,” tandasnya.
Sebelumnya diberitakan, aksi demonstrasi penolakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan berujung ricuh, Selasa (19/2/2025).
Bentrok antara massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bone Bersatu dan pihak kemananan dari TNI/Polri dan Satpol PP tak terhindarkan.
Sekira pukul 22.30 Wita Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Bone akhirnya menggelar konferensi pers di ruang kerja Wakil Bupati Bone.
“Kenaikan PBB-P2 ditunda dan akan dievaluasi ulang. Bagi yang sudah terlanjur membayar akan kembali disesuaikan,” katanya dalam konferensi pers tersebut.






