ENEWSINDONESIA.COM, JAKARTA – Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) menggoda partai pengusung Anies Baswedan di Markas DPP Partai Demokrat. Hal itu dilakukan oleh sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani menyampaikan pantunnya yang bernada godaan saat bertemu Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya, Kamis, (20/07/2023).
Namun, Muzani membantah lantunan puisi tersebut sebagai bentuk rayuan kepada Partai Demokrat.
“Pergi ke pasar membeli alpukat. Membelinya di pasar terapung. Pak Prabowo makin tambah kuat, jika Partai Demokrat makin bergabung,” Pantun Ahmad Muzani
Teuku Riefky merespon pantung dari Muzani.
“Katanya tidak menggoda, tapi menggoda,” ucap Riefky.
Ahamd Muzani menjelaskan bahwa Gerindra memahami posisi dan keputusan Demokrat. Demokrat saat ini mengusung bakal calon presiden Anies Baswedan bersama Koalisi Perubahan untuk Persatuan.
“Kalau kami berkomunikasi, tidak bermaksud menggoda keputusan politik Demokrat,” ucap Muzani.
Muzani menyebut kunjungan ke DPP Demokrat merupakan bentuk komunikasi politik. Sekaligus mempererat tali silaturahmi dan bertukar gagasan.
“Bahwa membangun Indonesia dengan jumlah penduduk 275 juta orang dan masalah yang ruwet, butuh kekuatan partai politik yang banyak,” lanjut Ahmad Muzani.
Menurut Sekjend Gerindra ini, partai politik seyogianya bersama-sama membangun persatuan. Kemudian mendorong kekeluargaan hingga gotong royong.
“Karena itulah dibangun kesepakatan dalam pertemuan sore ini,” tutur Muzani.
Muzani sangat pmengapresiasi sambutan Demokrat. Silaturahmi itu disebut akan berlanjut di kemudian hari.*






