Sinjai  

Pipa Induk PDAM Sinjai Kembali Bocor, Ribuan Pelanggan Terancam Krisis Air

Ilustrasi.

ENEWS, SINJAI ••》Kebocoran pipa transmisi kembali terjadi pada jaringan utama PDAM Tirta Sinjai Bersatu, memicu gangguan distribusi air bersih di Kecamatan Sinjai Utara.

Empat kelurahan terdampak yakni Bongki, Balangnipa, Biringere, dan Lappa, dengan jumlah pelanggan yang diperkirakan mencapai ribuan sambungan rumah.

banner 728x250

Humas PDAM Sinjai, Ayu Wulandari, menjelaskan kebocoran terjadi pada pipa transmisi berdiameter 12 inci (300 mm) di dua lokasi berbeda, masing-masing di Jalan Poros Bulupoddo (Cenning) dan Jalan Veteran.

Titik di Poros Bulupoddo dilaporkan telah mengalami kebocoran sejak sepekan terakhir, sementara satu titik lainnya terdeteksi menyusul dalam waktu berdekatan.

“Karena ini pipa induk, dampaknya cukup luas. Tekanan air menurun signifikan hingga tidak mengalir di jam-jam tertentu, terutama di wilayah ujung distribusi,” kata Ayu, Sabtu (25/4/2026).

PDAM menjadwalkan pekerjaan perbaikan dimulai pada 27 hingga 29 April 2026.

Proses pengerjaan diperkirakan berlangsung selama 3×24 jam, mencakup penggalian, penggantian atau penyambungan pipa, hingga uji aliran kembali ke jaringan pelanggan.

Selama masa perbaikan, distribusi air dipastikan tidak normal. Bahkan, pada beberapa titik berpotensi mengalami penghentian sementara aliran untuk mendukung proses teknis di lapangan.

PDAM juga mengakui kebocoran berulang pada jaringan transmisi menjadi tantangan tersendiri, terutama pada pipa lama yang rentan mengalami kerusakan akibat tekanan dan kondisi tanah.

Sebagai langkah antisipasi, pelanggan diimbau menampung air sebelum pekerjaan dimulai serta menggunakan air secara hemat selama masa gangguan.

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Tim kami akan bekerja maksimal agar perbaikan selesai tepat waktu,” tutup Ayu. (ASRIANTO)





Tinggalkan Balasan