ENEWS MAJENE •• Desas-desus mutasi di lingkup Pemerintah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) kini hangat dibicarakan sejumlah pihak pasca pemilihan bupati dan wakil bupati.
Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Majene, Nahdah menyebut bahwa isu pelaksanaan mutasi akan dilaksanakan dalam waktu dekat itu tidak benar.
“Masih sementara proses di Kemendagri,” ujarnya kepada ENews Indonesia, Rabu (23/4/2025).
Nahdah mengaku, pihaknya bersama Bupati Majene Andi Ahmad Syukri Tammalele telah sampai Kemendagri untuk meminta rekomendasi pelaksanaan mutasi.
“Tetapi belum pasti kapan dilaksanakan,” katanya.
Ditambahkanya, bahwa pengisian jabatan di lingkup Pemkab Majene adalah hak prerogatif bupati asalkan memenuhi syarat dan kepangkatan kemudian tidak melanggar aturan.
“Siapa yang ditunjuk bupati untuk mengisi jabatan tertentu, itu kan, hak prerogatif bupati asalkan memenuhi syarat. Kami hanya melaksanakan perintah kapan jadwal dilaksanakan kalau Kemendagri sudah setuju, lalu bupati juga sudah perintahkan laksanakan, ya, kami pasti kerjakan,” tandasnya.
Jurnalis: Arfan Renaldi






