Enewsindonesia.com, Polman — Kepolisian Resort Polman menggelar pemeriksaan dan pengecekan berkala senjata api (senpi) dan Kendaraan dinas ( Randis ) yang dipegang oleh personel dan jajaran. Secara teknis pemeriksaan dilakukan oleh Seksi Propam dan Bagian Logistik Polres Polman.
Dalam pemeriksaan hari ini khusus untuk Personil Satuan Lalulintas Polres Polman. Tampak hadir Kabag Logistik Polres Polman AKBP M. Fachruddin, bersama Kasi Propam dan Kasiwas. Pengawasan pemeriksaan dilakukan oleh Kasiwas Polres Polman Iptu Budi Santoso dan Kasi Propam IPDA M. Rusli.
Pemeriksaan dan pengecekan personel yang memegang senpi dinas dan Kendaraan dinas itu dilakukan setelah apel pagi di halaman Satuan Lalulintas Polres Polman, Jumat (11/02/22).

Pada kegiatan itu, anggota Sat. Lantas yang memegang senjata api dinas dan Kendaraan dinas secara bergantian menjalani pemeriksaan dan pengecekan senpi dinas dan kendaraan dinas.
Kapolres Polman AKBP Agung Budi Leksono, melalui Kasi Humas AKP Suyuti menjelaskan, pemeriksaan dan pengecekan senpi dan Randis merupakan kegiatan yang dilaksanakan secara berkala.
“Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengecek kelengkapan surat senjata, kelayakan senjata, kebersihan senjata, dan amunisinya. Tujuannya untuk memastikan senjata api dinas yang dipegang oleh anggota tetap dalam keadaan terawat dan tidak disalahgunakan. Dan untuk Pemeriksaan kendaraan dinas meliputi kelengkapan Surat Surat Kendaraan, pengecekan nomer rangka dan nomer mesin, pengecekan kelaikan kendaraan maupun pengecekan kebersihan kendaraan.” ujar AKP Suyuti.
Khusus Senjata api dinas yang dipegang anggota Polri, lanjut dia, berfungsi untuk melindungi masyarakat ketika personel menjalankan tugas menjaga kamtibmas. Dalam rangka itulah, pemeriksaan dan pengecekan senpi dinas digelar oleh Polres Polman
“Kita tahu tidak semua personel diizinkan untuk memegang senpi dinas. Personel yang memegang senpi dinas harus memenuhi syarat dan kriteria yang ditentukan,” jelas dia.
Anggota Polri yang memegang senpi dinas harus memenuhi beberapa syarat antara lain dinyatakan sehat dan lulus tes psikologi serta mempunyai mental kepribadian yang baik. Selain itu, personel yang mendapat prioritas memegang senpi pinjam pakai adalah mereka yang bertugas di bidang operasional. (*)






