ENEWSINDONESIA.COM, Morotai – Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Satker wilayah 1 Maluku Utara mencatat sebanyak 4200 Ruas jalan yang berlubang di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara.
Ruas jalan yang berlubang tersebut mulai dari Sopi Kecamatan Morotai Jaya (Morja) hingga ke Wayabula Kecamatan Morotai Selatan Barat (Morselbar).
Koordinator Teknik Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pulau Morotai, Andika Konoras mengungkapkan bahwa 4200 jalan berlubang tersebut adalah hasil identifikasi pihak PPK Morotai.
Andika melanjutkan, penanganan jalan berlubang tersebut di tahun 2022 diprioritaskan mulai dari Pusat Kota Daruba Kecamatan Morsel dan Wayabula Kecamatan Morselbar.
“Jadi, jalan berlubang yang ditangani itu di mulai dari Kantor Samsat sampai ke Desa Wayabula, disesuaikan keterbatasan anggaran,” katanya.
Andika menerangkan, selain dari keterbatasan anggaran, indeks kerusakan atau jalan berlubang yang lebih parah itu ke arah Desa Wayabula.
Selain itu, Kata dia, untuk tahun berikutnya pihaknya akan fokus di Bere-Bere Kecamatan Morotai Utara sampai ke Sopi Kecamatan Morotai Jaya.
“Nanti setelah itu baru, kita fokus lagi kearah Sopi sampai Wayabula lagi. Jadi, nanti sisanya itu pada tahun depan baru akan kita kerjakan lagi,” ujarnya.
Dia menegaskan, tujuan target pengerajaan jalan itu, sampai pada tahun 2024 jalan nasional Pulau Morotai sudah harus dikelilingi oleh aspal.
“Dalam arti bahwa semua bebas lubang, itu yang menjadi target kita sampai ditahun 2024. Untuk pagu anggaran pada tahun 2023 itu lebih besar karena tingkat kerusakan jalan di Pulau Morotai itu cukup parah,” pungkasnya.






