ENEWS, JAKARTA ••》Pegiat mangrove asal Mampie, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Muh. Yusri atau Yusri Mampie, meraih Penghargaan Wana Lestari tingkat nasional kategori Pegiat Mangrove.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi atas konsistensinya menjaga dan memulihkan ekosistem mangrove di kawasan pesisir Mampie.
Penghargaan diserahkan Menteri Kehutanan Republik Indonesia Raja Juli Antoni dalam acara di Manggala Wanabakti, Jakarta, Kamis (14/8/2026).
Yusri selama bertahun-tahun bersama masyarakat Mampie aktif melakukan penanaman dan pemeliharaan mangrove serta memberikan edukasi lingkungan kepada warga.
Upaya tersebut dilakukan untuk menjaga kawasan pesisir dari abrasi sekaligus mempertahankan ekosistem mangrove yang memiliki manfaat bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Yusri mengatakan penghargaan tersebut bukan semata-mata pencapaian pribadi, melainkan apresiasi bagi masyarakat Mampie dan seluruh pihak yang terlibat dalam gerakan pelestarian mangrove.
“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus bergerak menjaga lingkungan. Ini bukan hanya penghargaan untuk saya, tetapi untuk masyarakat dan semua pihak yang selama ini bersama-sama menjaga mangrove di Mampie,” ujar Yusri.
Penghargaan tingkat nasional tersebut menjadi pengakuan atas upaya konservasi berbasis masyarakat yang dilakukan di pesisir Mampie.
Bagi Yusri, menjaga mangrove bukan hanya tentang mempertahankan vegetasi pesisir, tetapi juga melindungi kawasan dari abrasi, menjaga ekosistem, serta mempertahankan sumber kehidupan masyarakat untuk generasi mendatang. (Hasbi Waluyo)






