Sulbar  

Tunaikan Kewajiban Sebagai Wakil Rakyat, SDK Salurkan Bantuan Bibit Jagung Ke Petani di Sulbar

EnewsIndonesia.com, Mamuju – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Daerah Pemilihan Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) menyalurkan bantuan bibit Jagung ke para Petani di Kabupaten Mamuju, Sulbar, Sabtu (4/6/2020).

SDK yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Sulbar mengatakan bahwa ditengah ancaman krisis ekonomi yang kita hadapi, peran Petani sangatlah vital dalam menyokong ketersediaan pangan bagi rakyat.

 
 

Sehingga selaku Wakil rakyat tingkat pusat yang juga mengurusi salah satunya bidang Pertanian. SDK selalu berfokus bagaimana membantu para petani di Sulawesi Barat.

SDK Anggota DPR RI Dapil Sulbar Serahkan Bantuan Bibit Jagung ke Petani Mamuju, Sulbar |Enewsindonesia.com

“Selama menyangkut tupoksi saya sebagai Wakil Rakyat pasti kita bantu, sebab kita memang dituntut untuk mampu peka melihat kebutuhan masyarakat hari ini, semoga bibit jagung ini dapat di manfaatkan sebaik mungkin,” ungkapnya kepada jurnalis Enewsindonesia.com.

Untuk tahap penyaluran bibit jagung ini dilaksanakan di Kabupaten Mamuju, SDK menyatakan Kabupaten lain juga akan menyusul secara bertahap, selama daerah itu potensi untuk pengembangan jagung pasti kita bantu

“Tentu saja seluruh Kabupaten di Sulawesi Barat akan kita bantu semaksimal mungkin, saya ini kan dipercaya mewakili masyarakat Sulbar di Senayan bukan hanya Mamuju saja,” tutur SDK dibarengi senyum.

“Tapi yang paling penting adalah selama daerah itu punya potensi untuk pengembangan jagung, sudah ada Kabupaten selain Mamuju juga kita bantu tahap pertama,” tambahnya.

Sementara itu salah seorang Petani, Ilras (37) yang merasakan bantuan sangat berterima kasih kepada SDK atas bantuan tersebut. Ia berkata janji SDK untuk membantu kesulitan para Petani itu terwujud saat bibir jagung ini kami dapatkan.

“Kemarin pak SDK sudah berjanji akan membantu kesulitan kami para Petani, Alhamdulillah hal itu beliau wujudkan, kami sangat terbantu apalagi dampak virus Corona ini masih sangat terasa bagi masyakarat kecil kayak kami,” tutur Ilras. (Ank/HW)

Tinggalkan Balasan

error: waiittt