ENEWSINDONESIA.COM, BONE – Selebgram asal Bone Sulawesi Selatan, Nia Pakoneri hingga kini masih belum memenuhi panggilan polisi, Rabu (20/4/2022).
Perempuan yang memiliki nama lengkap Andi Niarisi ini mangkir dari panggilan polisi ihwal kasus yang menimpanya.
Sebelumnya, Owner Arisan Online Nia ini dilaporkan ke Polisi lantaran diduga melakukan praktek penipuan dengan modus arisan online.
BACA: https://enewsindonesia.com/diduga-penipuan-seorang-bandar-arisan-online-di-bone-dipolisikan/
Baca juga: https://enewsindonesia.com/kasus-arisol-nia-owner-resmi-jadi-tersangka/
Andi Asrul Amri SH.,MH kuasa hukum para korban mengatakan bahwa tersangka tidak kunjung menghadiri panggilan penyidik polres bone, karena ada gangguan pendengaran sebagaimana surat sakit dari Prof. dr. Eka Savitri, S.p. THT-KL (K), sebagaimana SP2HP No : B/149.c/IV/RES.1.11/2022 tanggal 19/4/2022 yang kami terima dari penyidik polres bone kemarin.
Lanjut Asrul kemarin kami sudah menyampaikan keberatan agar perlu dibangun second opinion atau dengan kata lain sakitnya perlu dipastikan oleh dokter lain untuk menghindari kongkalikong antara tersangka dan dokter.
“Kami sudah melakukan konfirmasi dan menurut penyidik reskrim polres bone yang bersangkutan akan dipanggil untuk kedua kalinya untuk memenuhi pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus arisan online bodong setelah surat sakitnya berakhir,” ungkap Andi Asrul
Andi Asrul menambahkan, pihaknya akan tetap mendesak agar sebaiknya kediaman yang bersangkutan didatangi oleh penyidik karena korban sampai saat ini masih merasa resah karena tersangka masih bebas bahkan masih sempat-sempatnya updet sebagai selegram, siapa yang bisa menjamin dan bertanggung jawab apabila ada hal-hal yang tidak di inginkan terjadi kepada para korban tegas kuasa hukum korban.
Enewsindonesia.com mencoba mengkonfirmasi Andi Nia Pakoneri pada Jum’at (22/4) perihal mangkirnya dari panggilan polisi. Namun belum mendapatkan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.






