Terbaru di Kasus Rudapaksa, Warga Cenrana Sebut 7 Orang Rudapakasa Korban Beramai-ramai

Ilustrasi. (Property of Enews)

ENEWS BONE •• Kasus rudapaksa anak di bawah umur di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) terus bergulir. Terbaru, salah satu warga Cendrana mengungkapkan keterlibatan orang dewasa dalam kasus ini.

Dari hasil investigasi yang dilakukan oleh tim media Jurnalis Kunderus Bone (JKB) salah satu warga Cenrana menjelaskan bahwa kematian korban ini akibat dirudapaksa oleh sekelompok orang dewasa yang mabuk.

“Dari cerita yang berkembang beberapa masyarakat sekitar, korban pertama kali ditemukan bersetubuh dengan pacarnya di salah satu gudang di Cenrana namun ketahuan oleh sekelompok warga yang tengah mabuk yang diduga kurang lebih tujuh orang,” ungkap warga yang berinisial U, Kamis (2/2/2023).

Lebih lanjut ia menerangkan, karena dalam kondisi mabuk, mereka pun seketika tergiur dengan korban karena dalam keadaan tidak menggunakan pakaian sehingga diduga merudapaksa secara beramai-ramai.

“Pasca kejadian ini juga beberapa warga tiba-tiba menghilang dan meninggalkan kampung,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, kepolisian Polres Bone menetapkan satu tersangka kasus rudapaksa tersebut.

Namun, hingga saat ini keluarga terduga pelaku itu menyebut, yang ditetapkan tersangka tak pernah mengakui perbuatannya.

Hingga beberapa saksi yang dimintai keterangan terkait kasus ini diduga dianiaya oleh srkelompok pemuda di Kecamatan Cenrana. (Mienk)

Tinggalkan Balasan