ENEWS  

Sosok Andi Fatma Sari Rahman, Diringkus Polisi Terkait Dugaan Penipuan

Foto: Andi Fatma Sari Rahman.

ENEWS BONE •• Kabar mengejutkan dan menjadi topik hangat di kalangan masyarakat Bone terkait diringkusnya seorang aktivis perempuan asal Kabupaten Bone bernama Andi Fatmasari Rahman oleh polisi dari Polda Sulawesi Selatan (Sulsel).

Ia diringkus atas dugaan penipuan dengan modus menawarkan jalur khusus masuk Akademi Kepolisian (Akpol) di Makassar.



Hal itu terungkap ketika seorang selebgram bernama Citra Insani memposting perihal tersebut di akun media sosial (Instgram) miliknya.

“Sejak 29 September 2024 dia (Sari) dijemput yah, nggak datang sendiri (nggak menyerahkan diri), karena dia (Sari sudah dipanggil (polisi) sebelumnya,” kata Citra Insani sebagaimana dikutip di akun Instagramnya, Rabu (16/10/2024).

Dalam keterangannya, Citra mengaku menjadi korban dugaan penipuan yang dilakukan oleh Sari sebesar Rp 5,5 miliar.

Diungkapkannya, Sari menawarkan bantuan kepada dirinya untuk meloloskan anaknya mendapatkan pekerjaan dengan membayar sejumlah uang dengan jalur khusus.

“Saya harap pasalnya berlapis-lapis karena dia (Sari) telah menyebut nama instansi bahkan tokoh nasional salah satunya Ahmad Sahroni untuk melancarkan aksinya,” ungkap Citra.

“Saya korban yang kesekian kalinya, banyak korban-korban sebelumnya,” sambungnya.

Siapa Andi Fatma Sari Rahman?

Dari informasi yang dihimpun Enew Indonesia, Andi Fatmasari Rahman merupakan sosok aktivis perempuan yang konsen pada pemberantasan korupsi.

Perempuan kelahiran Bone 19 Januari 1990 itu adalah ketua Srikandi Rajawali Garda Pemuda Indonesia (RGPI) dan juga ketua Lembaga Pengawasan Pertambangan Pengairan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LPPPLHK).

Andi Sari juga diketahui pernah melaporkan 45 anggota DPRD Bone terkait dugaan reses fiktif yang merugikan negara sebesar Rp 2,9 miliar pada 4 November 2021 lalu. Meski, kasus tersebut tak jelas buntutnya.

Selain itu, Andi Fatma Sari juga merupakan dalang dari aksi demonstrasi yang dilakukan oleh kelompok masyarakat di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bone pada Selasa (4/6/2024) lalu.

Kala itu, Andi Sari menjadi pusat perhatian karena ia menggunakan mobil Toyota Alphard saat melakukan aksi unjuk rasa.

Andi Fatma Sari Rahman di Mata Tetangga

Di lingkungannya, Andi Sari dikenal sebagai sosok yang kontroversial.

Hal tersebut diungkapkan oleh salah seorang tetangganya yang tidak ingin disebutkan namanya saat dikonfirmasi Enews Indonesia, Rabu (16/10/2024).

“Suka memang bikin ulah itu anak, banyak hutangnya. Bahkan pernah kemarin juga dipenjara atas dasar penipuan juga,” ungkapnya.

Dalam pantauan Enews Indonesia, di kediaman Andi Sari di BTN Pepabri, Kelurahan Masumpu, Kecamatan Tanete Riattang terlihat kediamannya sepi.

Hanya terdapat kendaraan roda empat dan roda dua yang terparkir di garasi rumahnya.

“Samai orang tuanya tinggal, tapi semenjak ada kasusnya ini jarangmi keluar orangtuanya,” jelasnya.

Ia bahkan mengaku tidak kaget atas ditangkapnya Andi Fatmasari.

“Tidak kaget, karena kan, dari dulu memang dikenal suka gaya hedon, baru tidak ada kerjaannya,” bebernya.

“Bahkan kami heran karena ada mobil Alphard nya karena setahuku tidak ada itu, hanya mobil sewa. Mobilnya itu hanya mobil kijang,” sambungnya.

Meski begitu, ia berharap masalah yang menimpa Andi Fatmasari bisa secepatnya selesai.





Tinggalkan Balasan