ENEWS, BONE ••》Kepolisian Resor (Polres) Polewali Mandar melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terkait dugaan pencurian sepeda motor di area parkir RSUD Hajja Andi Depu, Sabtu (11/7/2026). Kasus tersebut kini dalam penyelidikan setelah aksi pelaku terekam kamera pengawas (CCTV).
Humas RSUD Hajja Andi Depu, Adi, membenarkan adanya laporan kehilangan kendaraan milik seorang pasien atau pengunjung rumah sakit.
Menurutnya, manajemen langsung menelusuri rekaman CCTV sesaat setelah menerima laporan dari korban.
“Berkaitan dengan beredarnya video aksi pencurian yang terjadi di lingkungan RSUD Hajja Andi Depu, betul adanya. Dari hasil rekaman CCTV, kejadiannya terjadi pada siang hari sekitar pukul 12.50 WITA,” kata Adi kepada ENews Indonesia, Minggu (12/7/2026).
Hasil penelusuran rekaman CCTV menunjukkan pelaku diduga memanfaatkan celah pada sistem akses parkir.
Setelah menguasai sepeda motor korban, pelaku keluar melalui jalur masuk kendaraan bersamaan dengan sebuah mobil yang sedang memasuki area rumah sakit.
“Pelaku membawa motor kabur melalui portal masuk pada saat pengunjung kendaraan roda empat menekan tombol masuk. Pada saat itu juga pelaku langsung menerobos keluar,” ujarnya.
Adi mengatakan, manajemen rumah sakit segera berkoordinasi dengan Polres Polewali Mandar setelah menerima laporan korban.
Korban telah dimintai keterangan, sementara penyidik kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengumpulkan barang bukti.
Manajemen RSUD Hajja Andi Depu berharap pelaku segera diungkap dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami berharap pelaku segera ditemukan dan diproses secara hukum. Pihak RSUD Hajja Andi Depu juga langsung melakukan evaluasi dan pembenahan agar pengamanan lebih diperketat,” katanya.
Selain mendukung proses penyelidikan, pihak rumah sakit mengaku mulai mengevaluasi sistem pengamanan parkir, termasuk mekanisme keluar-masuk kendaraan yang diduga dimanfaatkan pelaku untuk melarikan diri.
Kasus ini kembali menyoroti efektivitas sistem keamanan di area parkir RSUD Hajja Andi Depu. Publik kini menunggu hasil penyelidikan kepolisian sekaligus langkah konkret manajemen rumah sakit dalam memperbaiki sistem pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang.
Hingga berita ini diterbitkan, ENews Indonesia masih berupaya memperoleh keterangan resmi dari Polres Polewali Mandar mengenai perkembangan penyelidikan, identitas terduga pelaku, serta hasil olah TKP. (Redaksi)






