ENEWS, MAGELANG 》Keluarga korban penyerangan ke rumah Farid Dermawan (20), di Dusun Sepak, Desa Pabelan, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, mulai lega. Pasalnya, kepolisian Polsek Mungkid, Polresta Magelang memberi kabar baik bahwa pihaknya sedang memburu terduga pelaku bernama Angga Prayuda alias AP.
Untuk diketahui AP merupakan tetangga dusun korban Farid Dermawan yang datang bersama dua rekannya berinisial KV dan DW secara membabi buta menyerang rumah korban pada malam Takbiran Idul Fitri 1446 (2025) lalu.
Dalam penyerangan itu, sejumlah perabot rumah milik Farid Dermawan rusak akibata sabetan senjata tajam yang diduga dilakukan oleh AP Cs.
Selain perabot rumah seperti meja, kursi dan daun pintu, daun pintu jendela serta atap teras rumah, Farid Dermawan juga mengalami luka sabetan pedang di bagian lutut sebelah kiri.
Menurut surat kepolisian dari Polsek Mungkid Nomor : B/16/V/2025/Reskrim perihal Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan tertanggal, 18 Mei 2025 yang ditandai tangani Plt Kapolsek Mungkid, AKP Gembong Ardianto disebutkan bahwa pihak Polsek Mungkid saat ini sedang melakukan pencarian kepada terduga pelaku Angga Prayuda.
“Pencarian terduga pelaku dilakukan oleh Polsek Mungkid bersama Unit Resmob Polrestabes Magelang,” tulis dalam Surat Pemberitahuan tersebut.
Sementara itu, Pemerhati Kekerasan dan Kriminalitas Lingkungan Magelang, Mohammad memberikan apresiasi pihak kepolisian yang sedang berupaya keras untuk memburu terduga pelaku.
Ia berharap, AP bisa segera dieksekusi dan diseret ke meja hijau untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Mohammad juga berharap, pihak penyidik Polsek Mungkid tidak hanya memburu terduga pelaku AP. Ia menyebut pelaku penyerangan ke rumah korban tidak hanya satu orang.
“Kita berharap polisi tidak hanya menetapkan satu pelaku. Karena penyerangan ini dilakukan secara bersama-sama. Artinya ada terduga pelaku lain selain AP. Bahkan, pemicu masalah diduga kuat orang berinisial KV itu karena menurut saksi yang ada di lokasi, KV ini yang datang lebih awal mencari korban Farid dan menyampaikan bahwa dirinya ada masalah dengan Farid. Tak kemudian, KV pergi lalu datang lagi bersama-sama dengan temannya dan menyerang rumah korban,” jelas Mohammad, Senin, (19/5/2025).
Saksi lain bernama Agus Widodo (34), sebelumnya juga mengemukakan bahwa dirinya melihat langsung penyerangan ke rumah korban Farid.
Menurut Dodo panggilan karib warga RT.02, R02 Dusun Selak, Pabelan, awal mula kejadian salah seorang berinisial KV ciri-ciri tinggi agak ramping mengenakan kaos hitam ditutup jaket dan celana panjang hitam mendatangi rumah korban.
“KV itu datang mencari korban, katanya ada masalah dengan korban. KV datang dua kali ke rumah korban. Pertama datang sendiri dan kedua kalinya datang lagi sama AG dan DW langsung menyerang rumah korban,” sebut Dodo beberapa hari lalu.
(Jurnalis : M. Islah)






