ENEWS BONE •• Para pelaku penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Bone diberantas satu per satu semenjak Satres Narkoba Polres Bone dipimpin oleh AKP Yusriadi Yusuf.
Bukan tanpa tantangan, para pelaku yang terlibat dalam peredaran barang haram ini punya banyak cara untuk mematikan pergerakan para penegak hukum.
Dari beberapa informasi yang dihimpun, beberapa intervensi masuk ke jajaran Satres Narkoba Polres Bone bahkan dikabarkan salah seorang anggota Satres narkoba Polres Bone mendapat perlawanan dari pelaku pengguna narkoba dengan senjata tajam jenis sangkur di Kecamatam Bulu Tempe.
Terbaru, AKP Yusriadi Yusuf geram dengan aksi pelaku penipuan yang mencatut namanya.
Modus pelaku yaitu menghubungi sejumlah warga dan mengaku sebagai ajudan Kasatres Narkoba dan meminta sejumlah uang.
“Pelaku ini mengaku sebagai ajudan saya. Modusnya dia meminta uang kepada masyarakat dan pemerintah desa. Ada yang kasih sampai Rp2 juta terkait kasus sabu,” ungkapnya kepada Enewsindonesia.com, Rabu (8/5/2024).
Lebih lanjut Yusriadi menyampaikan, pelaku mengaku kepada para korbannya bernama Bripka Taufik.
“Sementara saya tidak punya ajudan bahkan anggota dengan nama itu,” terangnya.
AKP Yusriadi meminta kepada masyarakat, untuk berhati-hati dan jangan pernah percaya ketika ada yang menghubungi lalu meminta uang.
“Kepada seluruh masyarakat, ketika ada mengatasnamakan saya maupun satuan narkoba. Maka silakan laporkan, karena itu murni penipuan,” terangnya.
Ia mengaku kaget lantaran banyak keluarga dan mitra kerja yang menyampaikan telah dihubungi pelaku dengan modus mengaku sebagai ajudan.
“Kasihan warga kalau sampai ada yang mengirimkan uang padahal itu murni kelakuan penipu,” tutupnya.
Sementara, sejumlah korban penipuan tersebut dikabarkan telah melaporkan kejadian ini ke Mapolres Bone. (Lee)






