Optimalisasi Pemanfaatan BKK Pemprov Sulbar, DPMD Gelar Rakor dan Sosialisasi Juknis Program MARASA

  • Bagikan
Dinas PMD Sulbar menggelar Rapat Koordinasi dan Sosialisai Juknis Program MARASA tahun 2021

Enewsindonesia.com, Mamuju — Dalam rangka optimalisasi dan percepatan pemanfaatan bantuan keuangan khusus (BKK) dari pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) kepada pemerintah desa lokus program Mandiri, Cerdas dan Sehat (MARASA) Tahun Anggaran 2021 dan BKK dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat Kepada Kelurahan melalui Pemerintah Kabupaten Tahun anggaran 2021.

Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Sulbar menggelar Rapat Koordinasi dan Sosialisai Juknis Program MARASA tahun 2021 sekaligus pembagian tugas sebagai PIC (Person in Charger) dalam pelayanan administrasi Lokus Program MARASA tahun anggaran 2021 yang diselenggarakan di Kantor Dinas PMD Sulbar yang dihadiri Tim Sekber Program MARASA.

Pada kesempatan itu Kabid PUE-PMD Sofyan menyampaikan bahwa tujuan dari rapat ini adalah agar masing-masing pendamping lokus program MARASA memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan pelayanan administrasi.

“Dalam empat bulan kedepan, kewajiban kita setiap bulannya atau akhir bulan, masing-masing pendamping akan menyampaikan laporan yang sudah dibuatkan formatnya terkait progress dari tahapan-tahapan yang telah di capai dan dievaluasi setiap bulannya, jika memang dari capaian itu ada yang fatal baru kita tindak lanjuti dan turun lansung kelapangan,” ucapnya.

Koordinator Tenaga Pendamping Provinsi Sulbar, Nur Hamzah menyampaikan pertemuan kita hari ini adalah bagaimana optimalisasi peran sekber supaya berdaya guna dari program MARASA itu sendiri. Jadi tentu harus didasari pemahaman tentang program MARASA.

“Ketika kita berangkat dari nomenklatur entah itu posisinya pendamping P3MD termasuk termasuk diantaranya Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) perlu digaris bawahi pemberdayaan masyarakat dan desa baik di P3MD dan Dinas PMD, ketika bicara Program MARASA Kelurahan dan Pedesaan adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari tuas dan fungsi kita masing-masing pendamping.” jelasnya, Senin (06/9/2021).

“Mengawal Program MARASA buka tugas tambahan Pendaming, hanya mempertajam tugas dan fungsi kita yang sifatnya tematik, searah dan selaras apa yang mau di embang P3MD dan Dinas PMD itu sendiri sehingga kolaborasi yang selama ini Pak Kadis PMD bagun itu sudah sejalan,” ungkapnya.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *