Narkoba Kembali Marak di Bone, Kinerja Kepolisian Dipertanyakan

Foto: Barang bukti sabu yang sebelumnya diamankan pihak kepolisian dari Polres Bone. (Dok. Enews)

ENEWS BONE •• Peredaran gelap narkoba di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali marak. Kinerja kepolisian dipertanyakan oleh masyarakat.

Salah seorang anggota Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba Bone, Mamat mengaku mendapatkan berbagai laporan masyarakat dari semua kalangan.

banner 728x250

“Jadi kami di Forbes ada nomor aduan, agar masyarakat tidak ragu melaporkan peredaran narkoba di sekitar lingkungannya. Selain itu, beberapa masyarakat yang kenal langsung saya, langsung menyampaikan ke nomor pribadi saya,” jelas Mamat kepada Enews Indonesia, Rabu 25 September 2024.

Di Kelurahan Bajoe kata Mamat, pelaku kelas atas mulai memainkan aksinya.

“Sebut saja ada YA, SA, IK, PU, TO, MA, AL, dan PE. Semua itu beraksi kembali dan barangnya dari Sidrap. Sudah satu minggu saya infokan ke kepolisian tapi tidak ada perkembangan,” ujar Mamat.

Selain itu, dari informasi yang dihimpun, di sekitaran Kota Watampone, peredaran narkoba juga dikabarkan kembali marak. Bahkan, di pelosok-pelosok desa di Kabupaten Bone.

“Dari data kami itu, ada inisil MI dan komplotannya di Sambaloge yang dikabarkan kembali menjual sabu. Juga di Laccokkong dan sekitarnya kembali marak (sabu),” kata Mamat.

“Sedangkan di Aming Kecamatan Kahu, Desa Hulo, Sanrego. Rata-rata yang sudah ditahan yang kembali menjual. Di Kecamatan Lappariaja dan sekitarnya juga marak bahkan melibatkan pelajar,” ungkap Mamat.

Sementara, Koordintor Forbes Anti Narkoba Bone, Andi Singkeru Rukka menantang Kapolres Bone untuk menindak pelaku-pelaku narkoba di Kabupaten Bone.

“Kami duga ada permainan di internal kepolisian ini. Semenjak tergantinya Kasat Narkoba AKP Yusriadi Yusuf dan Kapolres Bone, kami menilai kinerja kepolisian dalam meberantas narkoba menurun. Ada apa? Apakah ada permainan di internal kepolisian?” Tegas Andi Singke.

“Sekali lagi kami menantang pihak yang berwenang yakni kepolisian Polres Bone untuk membuktikan dan memperlihatkan kinerjanya dalam memberantas dan menyelematkan generasi di wilayah hukum Polres Bone,” tutupnya. (Lee)





Tinggalkan Balasan