Majene  

Merasa Dianaktirikan Pemda Majene, Pemuda Desa Tallambalao Gelar Unjuk Rasa

Foto: Para pengunjuk rasa berpose bersama setwlah melakukan aksinya di Pemda Majene. (Dok. Kambel)

ENEWSINDONESIA.COM, MAJENE ▪︎ Sejumlah pemuda dan mahasiswa dari Desa Tallambalao, Kecamatan Tammerodo Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati, Kabupaten Majene pada Jumat (31/5/2024).

Para pengunjuk rasa tersebut menuntut ketidakadilan pemerataan pembangunan infrastruktur jalan di desa mereka.



“Kita ini butuh keadilan, butuh kemerdekaan lantas apa yang kami dapatkan hari ini di Desa Tallambalao seakan tak pernah dianggap. Pemerintah Daerah Majene sama sekali tak pernah memberikan perhatian, padahal kami juga ini adalah bagian dari penduduk asli Kabupaten Majene,” ucap Jendral Lapangan (Jendlap), Muslim dalam orasinya.

“Kami Ini penduduk asli, penduduk yang sudah puluhan tahun tinggal dan bermukim di Desa Tallambalao. Sudah 20 tahun lamanya kami tak pernah merasakan yang namanya jalan mulus, yang kami rasakan adalah jalan berkerikil dan berlubang, seakan melewati kumbangan lumpur yang berair, bagaikan bukan seperti jalanan,” sambungnya.

Aksi unjuk rasa tersebut diwarnai dengan bakar ban. Mereka juga terlihat membentangkan spanduk besar bertuliskan, “Kami Bukan Anak Tiri”.

Namun para pengunjuk rasa membubarkan diri setelah tidak ditemui Bupati Majene.

“Kami sampaikan bahwa aksi kali ini tak cukup sampai di sini, kita akan kembali melakukan aksi selanjutnya dengan massa yang lebih banyak,” tegas Jendlap.

“Kami berharap di aksi selanjutnya kita bisa bertemu dengan bupati dan mendengar tuntutan kami,” pungkasnya.

(Muhammad Jufri)





Editor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan