Kontradiksi Tambang Welado: Pengakuan Kades vs Keluhan Warga

ENEWS, BONE •• Muhammad Rufi, Kepala Desa Welado, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone menyatakan bahwa aktivitas penambangan galian C yang diduga ilegal di wilayahnya sudah tidak lagi beroperasi.

“Iya, Pak, tapi sekarang tidak aktif,” ujarnya saat dikonfirmasi oleh ENews Indonesia pada Jumat, 7 November 2025.



Namun, Kades Welado kemudian mengakui bahwa penambangan di wilayahnya terkadang kembali beroperasi.

“Kadang jalan, kadang berhenti, Pak,” katanya.

Berbeda dengan pengakuan tersebut, seorang warga menyatakan bahwa penambangan baru saja beroperasi dan melakukan penyedotan pasir dari sungai pada pukul 17.01 WITA pada hari yang sama.

“Jangan percaya pada Pak Desa, saya baru saja melihat penyedot pasir beroperasi,” ungkap seorang warga yang meminta agar identitasnya dirahasiakan.

Warga lain juga menambahkan, “Itu lagu lama, setiap dihubungi pasti bilang sudah berhenti, padahal masih jalan terus.”

Masyarakat yang terdampak kerusakan lingkungan akibat penambangan galian C ini berharap adanya keseriusan dari pemerintah daerah dan aparat penegak hukum, khususnya Polres Bone. Mereka menyatakan ketidakpercayaan terhadap Polsek Ajangale.

Jurnalis: Try Ardiansyah

Tinggalkan Balasan