ENEWS WAJO •• Pelaku perusakan rumah warga yang viral di media sosial (Facebook) di Kelurahan Benteng Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan (Sulsel) hingga saat ini belum berhasil diamankan pihak kepolisian.
Kapolsek Pitumpanua Kompol Nano saat dikonfirmasi ENews Indonesia mengatakan bahwa para pelaku pengrusakan sementara dalam pengejaran polisi.
“Sementara dalam giat pencarian terduga pelaku,” tulis Kompol Nano di pesan singkat kepada ENews Indonesia Jumat (14/02/25).
Mantan Kapolsek Panca Rijang Polres Sidrap tersebut meminta kepada pelaku agar segera menyerahkan diri.
“Kami mengimbau agar pelaku segera menyerahkan diri untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ucap Nano.
Nano menyebut, jumlah pelaku belum diketahui pasti, namun terduga otak pelaku perusakan diketahui bernama Jumadi alias Unyil (45) beralamat Ciromani Desa Ciromani Kecamatan Keera Kabupaten Wajo.
“Sementara, korban atau pemilik rumah bernama Mas Amal, warga Kelurahan Benteng Kecamatan Pitumpanua, Kabupaten Wajo,” ungkapnya.
Sebelumnya diwartakan, sebuah video yang mempertontonkan seorang perempuan menangis histeris meminta tolong, viral di platform media sosial Facebook.
Dalam unggahan video berdurasi 56 detik itu, terlihat perempuan tersebut meminta tolong lantaran rumahnya dilempari batu sejumlah pria.
Dari informasi yang dihimpun, para pria yang melempari rumah tersebut diduga rekan pengedar sabu yang telah diamankan oleh pihak berwajib.
Sementara pemilik rumah yang dilempari dituding sebagai informan polisi.
“Ada (warga. Red) yang ditangkap, kemudian pemilik rumah yang dilempari itu dikirai banpol (bantuan polisi. Red). Jadi rekan pengedar yang ditangkap mengamuk dengan melempari batu dan membawa senjata tajam,” ucap warga yang enggan disebut namanya kepada ENews Indonesia.
Jurnalis: Andi Asriono






