Hadirkan Pemateri Internasional, Bisnis Digital FEB UNM Bahas Web 3.0

Foto: Mahasiswa dari Fakultas Ekonomi & Bisnis, Program Studi Bisnis Digital Universitas Negeri Makassar (UNM) berpise bersama pemateri setelah kegiatan berlangsung. (Dok. Enews)

ENEWS PENDIDIKAN •• Mahasiswa dari Fakultas Ekonomi & Bisnis, Program Studi Bisnis Digital Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar diskusi dengan tema, “Web 3.0 atau Web3” di Pinisi Lt.3, Raung Vid.Con. ICT UNM Makassar, Senin (18/11/2024).

Kegiatan ini menghadirkan pemateri dari luar negeri yaitu Vincent Kenzua (Head of Ecosystem Warden Protocol), serta Abdulatif Remmo speaker kedua
(Co-founder of Kopi Money).



Foto: Para pemateri saat diwawancarai Jurnalis Enews Indonesia. (Enews)

Abe selaku moderator dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa Vinsent Kenzua dan Abdulatif Remmo adalah penggiat Warden Protocol dan Warden Kopi Money.

“Keduanya ini akan berbagi ilmu kepada kita semua dalam hal ini terkait dengan Web3 Ekosistem. Kemarin juga kami sempat laksanakan kegiatan di Pyur Cafe Jalan Sunu Makassar berbagi info tentang perkembangan Warden Protokol dan Warden Kopi Money,” tutur Abe.

Di kesempatan yang sama, Alam dari Prodi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Digital UNM merasa senang dengan kedatangan para pemateri tersebut di UNM dalam rangka memberikan ilmunya terkait tentang Kripto, Sipinisi, serta Blockain.

“Mereka ini paham serta memiliki pengalaman di bidang tersebut. Jadi saya sangat terbantu dengan hadirnya mereka di UNM dengan memberikan mata kuliah Web3 terkhusus kepada adik-adik mahasiswa itu sendiri. Selanjutnya kita bisa lakukan pembelajaran selanjutnya melalui lewat Zoom Meeting,” ucapnya

Selain itu, Bambang Mappatunru selaku fasilitator dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa Makassar merupakan salah satu sentral pembangunan sejak era Jokowi, dimana pembangunan Indonesia lebih merata saat ini, tidak terpusat lagi atau mayoritas di Pulau Jawa.

“Satu hal yang perlu saya sampaikan, yakin dan percaya, ini akan menjadi stimulus bagi kawan-kawan lainnya di luar negeri untuk datang ke Indonesia, khsusnya di Pulau Sulawesi. Ke depan juga bukan hanya daerah Jakarta saja atau Bali yang mereka jadikan destinasi,” terangnya.

Ia menambahkan, Bumi Celebes atau Makassar juga punya gaung sendiri, Makassar punya sumber daya yang bagus untuk Indonesia ke depannya.

“Salah satunya, berhubungan dengan teknologi Blockchain. Satu hal lagi bahwa saat ini marak penipuan yang bermoduskan Kripto, ini menjadi tantangan kita juga, maka dari itu saya sangat bangga dan bersyukur karena mereka bisa hadir berbagi ilmu dan pengalaman kepada teman-teman di kota Makasar terkhusus kepada teman-teman komunitas yang bergerak di dunia Kripto,” tandasnya.

Jurnalis: Muhammad Jufri





Tinggalkan Balasan