ENEWS  

Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Ini Kata Manajer SPBU Kajuara Bone

Ilustrasi. (Ist)

ENEWS BONE •• Dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Solar dan dinilai menjadi lumbung bagi para mafia di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Kajuara, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan ditampik pihak Manajer.

Dalam keterangannya, Manajer SPBU Kajuara, Abdul Faisal mengatakan bahwa pengambilan BBM jenis solar di tempatnya harus sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan dan memastikan penjualan solar subsidi di SPBU Kajuara sudah sesuai aturan.



“Tidak benar jika ada penyalagunaan solar di tempat kami, semuanya harus sesuai aturan dan pengambilan wajib ada barcode,” ujarnya kepada Enewsindonesia.com, Selasa (6/5/2025).

Menurut Abdul Faisal, para pelanggan yang datang membeli solar subsidi dilayani sesuai barcode yang dimiliki. Jika, ada oknum yang menjualnya kembali itu bukan kewenangan pihaknya. SPBU hanya melayani penjualan sesuai data barcode yang dikeluarkan oleh Pertamina melalui sistem Subsidi Tepat di aplikasi MyPertamina atau website subsiditepat.mypertamina.id.

“Kami tentunya memprioritaskan kebutuhan petani dan nelayan serta mobil yang melintas sesuai aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Oknum yang menyalahgunakan barcode kata Faisal tentunya harus ditertibkan oleh pihak berwenangan karena SPBU Kajuara hanya melayani sesuai Barcode.

Soal pengisian jerigen, pihaknya tetap melayani pelanggan asalkan memiliki Barcode karena sesuai aturan, tidak ada larangan pengisian selama pelanggann memiliki kode optik atau Barcode.

“Semisal pembelian solar untuk petani dan nelayan yang menggunakan jerigen tentunya akan kami layani selama memiliki rekomendasi dan Barcode sebab mereka tidak mungkin membeli solar membawa mesin pertaniannya,” bebernya.

Tentunya kata Faisal tanggung jawab hanya sebatas di SPBU dan menjalankan aturan sesuai ketentuan. Dan apabila sudah keluar dari SPBU itu ranah APH untuk mengawasi peruntukannya.

#Redaksi





Tinggalkan Balasan