Di Tengah Defisit Anggaran, Inspektorat Polman Akan Habiskan Rp6 Miliar untuk Perjalanan Dinas

Ilustrasi anggaran Inspektorat Pemda Polman. (File ENews)

ENEWS POLMAN •• Saat ini, utang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) mencapai sekira Rp60 miliar. Darinya itu, setiap organisasi perangkat daerah (OPD) diminta secara mandiri melakukan efisiensi anggaran.

Namun di tengah upaya mengatasi defisit itu, Inspektorat Kabupaten Polman malah menganggarkan perjalanan dinas bernilai miliaran rupiah.



Dari data yang dihimpun, Inspektorat Polman memiliki anggaran Rp6 miliar untuk perjalanan dinas untuk tahun 2025.

Angka itu muncul dalam dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) yang tertera dalam Sirup.lkpp.go.id tahun 2025 ini.

Di dalam dokumen tersebut tertera porsi belanja perjalanan dinas lembaga pengawasan itu berbeda-beda. Untuk kegiatan Penyelenggaraan Pengawasan Internal dengan jenis paket Perjalanan Dinas Biasa Dalam Kota dengan nilai pagu Rp2.095.415.000 miliar dan juga seperti kegiatan Pengawasan Internal Lainnya yang juga nilai pagunya sebesar Rp1.155.260.000 miliar dengan RUP yang berbeda- beda.

Sementara, kegiatan dengan paket Perjalanan Dinas Lainnya terdapat nilai pagu yang beragam, mulai dari jutaan, puluhan juta, ratusan juta hingga miliaran rupiah. Bila diakumulasi dari total belanja perjalanan dinas Inspektorat Polman itu diangka Rp6 miliar.

Dari total akumulasi itu, di luar kegiatan belanja Bimbingan Teknis (Bimtek) yang nilainya juga mencapai sekira Rp900 juta dan juga belanja lainnya.

Sementara di sektor-sektor pelayanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur masih sangat butuh perhatian.

Jalan desa rusak, puskesmas minim fasilitas, dan guru di pelosok menunggu perhatian. Tapi anggaran perjalanan dinas justru yang membengkak, yang mestinya dilakukan efisiensi.

Fenomena ini menambah panjang daftar belanja birokrasi yang dituding tidak berpihak pada kebutuhan mendesak masyarakat.

Diketahui, Inspektorat adalah instansi yang selama ini selalu bicara soal kepatuhan anggaran dan efektivitas penggunaan dana publik untuk memperkuat fungsi pengawasan tapi Inspektorat justru memprioritaskan perjalanan dinas.

Hingga berita ini diterbitkan, tim ENews Indonesia berupaya untuk mengkonfirmasi Kepala Inspektorat Polman terkait anggaran perjalanan dinas yang bernilai miliaran rupiah di 2025 ini namun belum direspon.

Jurnalis: Hasbi Waluyo

Edotor: Abdul Muhaimin





Tinggalkan Balasan