ENews, Bone •• Sejumlah organisasi kepemudaan di Kabupaten Bone menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di depan Kantor Bupati Bone, Kamis (14/8/2025).
“Bupati dan Wakil Bupati Bone pernah menyebut saat mencalonkan diri, bahwa tidak anti kritik, siap dikritik. Nyatanya, sekian lama digelar aksi demonstrasi di Bone, Bupati Bone dan Wakil Bupati Bone tak pernah terlihat batang hidungnya. Sibuj dengan kegiatan seremonial,” teriak Rafli, salah seorang orator menggunakan pengeras suara.
Menurutnya, kenaikan PBB P2 menunjukkan ketidakberpihakan Bupati dan Wakil Bupati Bone kepada masyarakat.
“Belum 1 tahun memimpin, Bupati dan Wabupnya senang memajaki rakyatnya, senang mencekik rakyatnya. Lebih senang bernyanyi, berjoget di Tiktok. Menggelar kegiatan-kegiatan yang tak ada urgensinya untuk kemaslahatan rakyat,” cetusnya.
“Di live Tiktok Wabup Bone Andi Akmal, ketika ditanya terkait kenaikan PBB P2, malah melempar ke bawahannya. Begitukah bentuk seorang Wabup?” Sambungnya.
Orator lainnya, Alif menekankan janji-janji politik Bupati dan Wakil Bupati Bone.
“Bupati Bone tidak berkualitas, lebih senang joget-joget. Kali ini kami ingin Bupati Bone Andi Asman Sulaiman hadir di hadapan kami,” tegas Alif.
“Apa yang dikerja Bupati Bone? Hanya memperluas dan memperkuat jaringan kekuasaanya di pusat. Tak pernah memikirkan rakyatnya. Hanya bisa datang bawa artis,” tandasnya.
Berikut 3 tuntutan para pengunjuk rasa;
– Tolak Kenaikan PBB P2
– Evaluasi Retail Modern
– Nasib Bola Soba
Aksi demonstrasi tersebut masih berlangsung saat berita ini diterbitkan. Demonstran menyebut menantikan kemunculan Bupati Bone.






