ENEWSINDONESIA.COM, BONE – Viral di media sosial seorang bernama Nenek Andi Nurumah (70) tinggal bersama cucu semata wayangnya yang duduk di bangku kelas 5 SD di sebuah gubuk berukuran 5X7 meter persegi di Desa Pallae, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan menjadi atensi sejumlah pihak.
Kondisi Andi Nurumah sangat memprihatinkan, seperti atap yang terbuat dari anyaman daun rumbia tersebut sudah lapuk bahkan bolong dan terbuka lebar. Begitu juga dinding yang terbuat dari kayu serta lantai gubuk tersebut sudah rapuh dimakan usia.
Saat musim hujan tiba, kedua penghuni gubuk reot ini tetap kehujanan meski berada di dalam gubuk tersebut begitu juga perabot lainya. Namun janda miskin ini hanya mengandalkan baskom untuk menadah air hujan
Janda 3 anak hanya bisa pasrah menerima takdir ilahi, terlebih perekonomianya tidak memadai bahkan untuk kebutuhan sehari-hari saja hanya belas kasih dari orang sekitarnya.
Hari ini, Sabtu (22/7/2023) Pemerintah Desa Pallae dan Baznas Bone membenahi rumah nenek Andi Nurumah tersebut dibantu masyarakat setempat.
Kepala Desa Pallae, Jusman menerangkan terkait cucu Andi Nurumah tidak sekolah di desa sini (Pallae) tapi sekolah di desa seberang.
“Anak ini memang wargaku, cuma dia sekolah di Desa Seberang Watu. Jadi untuk bantuan sekolah pasti teman-teman media tahu bagaimana cara kepala desa mau kasih bantuan persoalan beasiswa kalau tidak sekolah di desa sendiri, kan, susah,” ungkap Jusman melalui sambungan telpon seluler, Sabtu (22/7/2023).
Lebih lanjut Jusman menyampaikan, terkait rumah nenek Andi Nurumah, itu kadang ditinggali, kadang juga tidak. Bahkan, pernah lama ditinggalkan, dia (Andi Nurumah) pergi ikut sama anaknya di Kecamatan Cenrana (keluar dari Desa Pallae).
“Lalu kembali lagi pada tahun 2022 pada saat pencoblosan Pilkades lalu. Itupun kembali, tapi jarang tinggal, kadang ke Bajoe (Kabupaten Bone). Di situ salah satu masalahnya, susah didata karena nenek jarang ada di sini,” katanya.
“Pernah juga dari Pemdes mau data tapi tidak ada orang, tidak ada di lokasi, maka kita serba salah soal itu,” sambungnya.
Terkait Bantuan Langsung Tunai (Blt), kata Kades Pallae, nenek Andi Nurumah terima.
“Iye, Alhamdulillah semenjak saya desa, beliau terima BLT. Pernah juga mau didata terkait bangunan rumahnya oleh tim dari DPR RI dan juga Tarkim Bone tapi terkendala karena tanah tersebut bukan tanahnya,” ujarnya. (Am)






