DAU Rp60 Miliar untuk Bayar Tunggakan ASN Polman

ENEWS, POLMAN ••》Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mendapat tambahan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp60 miliar dari APBN. Anggaran tersebut diarahkan untuk membayar sejumlah kewajiban belanja pegawai yang masih tertunggak.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Polman, Musrifah Aliyah, mengatakan tambahan DAU itu telah masuk dan dialokasikan untuk menyelesaikan kewajiban belanja pegawai, termasuk tunggakan tunjangan profesi guru (TPG).



“Anggaran ini memang dialokasikan untuk belanja pegawai. Kita dapat alokasi ini karena memang masih ada utang TPG dan dananya sudah masuk, totalnya Rp60 miliar,” kata Musrifah saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (12/8/2026).

Musrifah mengatakan, pemerintah daerah masih menghitung total kewajiban kepada ASN yang berasal dari tahun anggaran sebelumnya.

Sejumlah kewajiban yang masuk dalam perhitungan antara lain tunggakan tunjangan fungsional sejak 2023 dan gaji ke-13 bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2024.

“Untuk pembayaran kewajiban ASN tahun-tahun sebelumnya masih kita hitung. Karena utang ini merupakan akumulasi dari tahun sebelumnya,” ujarnya.

Namun, tambahan DAU Rp60 miliar tersebut tidak diperuntukkan bagi pembayaran seluruh kewajiban ASN. Sekretaris BKAD Polman, Gazali, menegaskan tunjangan kinerja (tukin) tidak masuk dalam alokasi anggaran tersebut.

“Tukin tidak dialokasikan dalam anggaran Rp60 miliar ini. Tukin dianggarkan melalui APBD yang bersumber dari PAD,” jelasnya.

Tambahan DAU tersebut menjadi ruang fiskal bagi Pemkab Polman untuk mengurangi sebagian tunggakan belanja pegawai yang menumpuk dari tahun sebelumnya.

Pemkab Polman masih melakukan perhitungan agar pembayaran kewajiban dilakukan sesuai besaran hak masing-masing ASN.

Musrifah menyebut tambahan anggaran dari pemerintah pusat membantu daerah menyelesaikan sebagian kewajiban yang selama ini membebani keuangan daerah.

“Adanya tambahan anggaran dari APBN ini membuat daerah kembali bisa bernapas karena beban yang selama ini ada dapat diselesaikan,” tandasnya. (Hasbi Waluyo)





Tinggalkan Balasan