“Cukup Bayar Pakai Doa”: Kehangatan “Ngopi Sambil Baca Buku” Ala BEM Uncapi

Foto: Suasana "Ngopi Sambil Baca Buku" yang digelar oleh BEM Uncapi. (File ENews)

ENEWS BONE •• Pada hari Jumat, 24 Oktober 2025, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Cahaya Prima (Uncapi) mengadakan acara bertajuk “Ngopi Sambil Baca Buku”.

Acara yang dimulai sejak pagi ini berfungsi sebagai wadah bagi mahasiswa untuk bersilaturahmi dan berbagi kebaikan di hari Jumat. Setiap pengunjung hanya perlu “membayar dengan doa” sesuai dengan tema acara, yaitu “Ngopi Sambil Baca Buku, Cukup Bayar Pakai Doa”.

banner 728x250

Acara ini menjadi oasis bagi para mahasiswa yang merindukan suasana santai namun tetap bermakna.

Tanpa biaya apa pun, setiap pengunjung hanya perlu membayar dengan senyuman dan doa. Filosofi yang diusung oleh BEM Uncapi sederhana namun mendalam, yaitu kebahagiaan dan ilmu tidak selalu harus dibeli, tetapi dapat dibagikan dengan ketulusan.

“Kami ingin menciptakan ruang yang ramah, tempat mahasiswa dapat beristirahat sejenak dari hiruk pikuk dunia akademik, sambil menikmati makna dari setiap tegukan kopi dan setiap halaman buku,” kata Sujitno Ngadino, Ketua BEM Uncapi, kepada Enewsindonesia.

Suasana acara sangat hangat. Para mahasiswa duduk dalam kelompok, menikmati kopi, melakukan diskusi ringan, dan berbagi cerita yang menginspirasi.

Aroma kopi yang bercampur dengan tawa menciptakan suasana sore yang berbeda, lebih akrab, dan lebih manusiawi di kampus.

Banyak mahasiswa menyampaikan rasa terima kasih atas inisiatif ini. Salah satu peserta, Nurul Aini, seorang mahasiswi semester lima, menyampaikan kesannya dengan penuh haru:

“Terima kasih kepada BEM Uncapi. Acara ini bukan hanya tentang kopi dan buku, tetapi tentang perasaan – perasaan dihargai, didengar, dan diterima. Terkadang, yang kita butuhkan bukanlah ruang mewah, tetapi ruang hangat seperti ini.”

Sentimen serupa diungkapkan oleh Andi Muh. Azril, mahasiswa lainnya:

“Ngopi sambil baca buku menyadarkan kami bahwa kebahagiaan bisa sesederhana duduk bersama, berbagi cerita, dan saling mendoakan. Terima kasih BEM Uncapi telah memberikan kehangatan yang nyata.”

Melalui acara ini, BEM Uncapi membuktikan bahwa organisasi mahasiswa bukan hanya wadah aspirasi, tetapi juga pelopor gerakan kemanusiaan dan literasi di lingkungan kampus.

Dengan cara yang sederhana, mereka telah menyentuh hati banyak orang dan membangkitkan semangat berbagi di tengah kesibukan dunia akademik.

Acara “Ngopi Sambil Baca Buku” menjadi bukti bahwa kampus bukan hanya tempat untuk belajar, tetapi juga tempat untuk tumbuh-tempat di mana ilmu dan perasaan bersatu, dan kehangatan dapat hadir hanya dengan senyuman dan doa.

“Kami percaya bahwa hal-hal kecil yang dilakukan dengan niat yang besar akan membawa perubahan yang signifikan,” tutup Ketua BEM Uncapi dengan senyum penuh harapan.

Redaksi ENEWS





Tinggalkan Balasan