Bupati Polman Prioritaskan Jalan Tiga Desa Terisolasi

Foto: Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud saat meninjau kondisi jalan yang sangat parah di tiga desa Kecamatan Tutar.
Foto: Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud saat meninjau kondisi jalan yang sangat parah di tiga desa Kecamatan Tutar.

ENEWS, POLMAN ••》Bupati Polewali Mandar Samsul Mahmud memastikan penanganan akses jalan menuju tiga desa terisolasi di Kecamatan Tubbi Taramanu (Tutar) menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Kepastian itu disampaikan setelah ia meninjau langsung kondisi jalan di Desa Ratte, Desa Besoangin, dan Desa Besoangin Utara, Rabu (8/7/2026).

Ketiga desa yang masuk kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) tersebut selama puluhan tahun menghadapi akses jalan rusak berat, berlumpur, dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan.

Akibatnya, warga yang sakit maupun ibu hamil kerap harus ditandu sejauh 5 hingga 10 kilometer menuju fasilitas kesehatan karena kendaraan roda empat tidak dapat melintas.

Saat hujan, hanya kendaraan berpenggerak empat roda yang dipasangi rantai ban yang sesekali mampu melewati jalur tersebut.

Dalam peninjauan itu, Samsul didampingi Kepala Dinas PUPR Polewali Mandar Husain Ismail dan Kepala Dinas Pertanian Jumadil Tappawali.

Samsul mengatakan pembangunan infrastruktur harus berjalan seiring dengan pengembangan sektor pertanian yang menjadi sumber penghidupan utama masyarakat Tutar.

“Perbaikan infrastruktur dan penguatan sektor pertanian harus berjalan beriringan. Dengan kolaborasi yang baik, kesejahteraan masyarakat diharapkan terus meningkat hingga ke pelosok,” ujarnya.

Ia juga menegaskan seluruh warga Polewali Mandar berhak memperoleh pelayanan dan pembangunan yang sama tanpa memandang letak geografis.

Selain menyiapkan penanganan di tingkat daerah, Pemkab Polewali Mandar juga menjalin komunikasi dengan anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sulawesi Barat untuk memperjuangkan dukungan pemerintah pusat dalam percepatan perbaikan jalan.

Kerusakan akses menuju Desa Ratte, Besoangin, dan Besoangin Utara dinilai telah berdampak pada pelayanan kesehatan, pendidikan, serta aktivitas ekonomi masyarakat yang selama ini terkendala akibat kondisi jalan yang belum memadai. (Hasbi Waluyo)





Tinggalkan Balasan