BEM Unismuh Gandeng KP2MI Perluas Akses Kerja ke Luar Negeri

Presiden Mahasiswa BEM Unismuh Makassar, Andi Rama Ramadhan (memakai almamater Unismuh).

ENEWS, JAKARTA ••》Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menyatakan komitmen kuat untuk berkolaborasi dengan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) dalam memperluas akses informasi dan peluang kerja di luar negeri bagi mahasiswa dan alumni.

Pernyataan ini disampaikan pada hari Jumat, 23 Januari 2026, sebagai respons terhadap potensi besar lulusan Indonesia Timur di pasar kerja global.



Presiden Mahasiswa BEM Unismuh Makassar, Andi Rama Ramadhan, menyoroti bahwa lulusan perguruan tinggi, khususnya dari wilayah Indonesia Timur, memiliki kompetensi yang relevan untuk mengisi kebutuhan tenaga kerja terampil di berbagai negara.

Namun, ia mengakui bahwa kurangnya informasi yang memadai dan kekhawatiran tentang perlindungan hukum seringkali menjadi penghalang utama.

BEM Unismuh Makassar menggarisbawahi tiga fokus utama dalam rencana kolaborasi ini;

1. Edukasi dan Literasi Migrasi: Mengintensifkan sosialisasi mengenai prosedur resmi dan aman untuk bekerja di luar negeri, sehingga mengurangi risiko praktik ilegal;

2. Fasilitasi Akses Peluang Kerja: Menghubungkan lulusan dengan penyedia lapangan kerja luar negeri yang terpercaya dan memiliki reputasi baik;

3. Advokasi Keamanan dan Perlindungan: Bekerja sama dengan kementerian terkait untuk memastikan perlindungan hukum dan keamanan bagi pekerja migran Indonesia.

“Kami siap menjadi mitra strategis bagi Kementerian Perlindungan Pekerja Migran untuk menjamin bahwa lulusan Unismuh mendapatkan peluang kerja yang layak, aman, dan bermartabat di luar negeri,” tegas Andi Rama Ramadhan.

Ia menambahkan bahwa Unismuh Makassar memiliki sumber daya manusia yang kompeten di berbagai disiplin ilmu, termasuk kesehatan, teknik, dan pendidikan, yang memiliki daya saing tinggi di pasar kerja internasional, seperti di Jepang, Jerman, dan negara-negara Timur Tengah.

Sebagai langkah konkret, BEM Unismuh Makassar berencana untuk menginisiasi forum dialog dan Career Expo yang melibatkan perwakilan dari KP2MI, dengan tujuan memberikan panduan langsung tentang skema penempatan tenaga kerja melalui mekanisme Government to Government (G2G) dan Government to Private (G2P).

Melalui kolaborasi ini, BEM Unismuh Makassar berharap dapat menciptakan lebih banyak peluang kerja yang aman di luar negeri, sekaligus meningkatkan kesejahteraan dan kompetensi global generasi muda Indonesia, serta berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional. (Red)





Tinggalkan Balasan