Panti Asuhan Ummahat Lapeo Direhabilitasi, Danrem: Masa Depan Anak Harus Jelas

Foto: TNI Hartono meresmikan hasil rehabilitasi Panti Asuhan Ummahat Yayasan Al Irsyad di Desa Lapeo, Campalagian, Polman.

ENEWS, POLMAN ••》Komitmen TNI membantu masyarakat menyentuh fasilitas sosial. Komandan Korem (Danrem) 142/Tatag Brigjen TNI Hartono meresmikan hasil rehabilitasi Panti Asuhan Ummahat Yayasan Al Irsyad di Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Kamis (22/10/2026).

Rehabilitasi tersebut dilaksanakan melalui program Karya Bakti TNI oleh Korem 142/Tatag bersama Kodim 1402/Polman untuk meningkatkan kelayakannya tempat tinggal anak-anak panti asuhan.

banner 728x250

Dalam sambutannya, Hartono menegaskan, kegiatan itu merupakan bagian dari pengabdian TNI melalui Operasi Militer Selain Perang (OMSP), khususnya pembinaan teritorial untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat.

“Kami berharap melalui kegiatan ini fasilitas di Panti Asuhan Ummahat dapat semakin baik dan layak, sehingga anak-anak dapat tinggal, belajar, dan berkembang dengan lebih nyaman,” ujar Hartono.

Namun, perhatian Danrem tidak hanya tertuju pada perbaikan bangunan. Ia juga menyoroti pentingnya kepastian identitas anak melalui kepemilikan akta kelahiran sebagai bagian dari pemenuhan hak dasar mereka.

“Masa depan anak harus jelas dengan pembuatan akta,” demikian pesan Hartono dalam kegiatan tersebut.

Kepemilikan dokumen identitas menjadi aspek penting agar anak-anak memiliki kejelasan administrasi dan dapat mengakses berbagai layanan dasar sesuai ketentuan yang berlaku.

Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Polman, Andi Mahadiana Djabbar, yang hadir mewakili Bupati Polman, mengapresiasi kontribusi Korem 142/Tatag dan Kodim 1402/Polman melalui program karya bakti tersebut.

Menurutnya, sinergi TNI dan pemerintah daerah diperlukan untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kelayakan fasilitas sosial.

Ketua Yayasan Al Irsyad, Ahmad Saihu, turut menyampaikan apresiasi atas rehabilitasi yang dilakukan. Ia menyebut kondisi panti asuhan kini jauh lebih layak dibandingkan sebelum direnovasi.

“Kami sangat merasakan sentuhan kebahagiaan dan keberkahan setelah dilakukan renovasi,” ungkap Ahmad Saihu.

Ia berharap hasil rehabilitasi tersebut dapat menunjang aktivitas sehari-hari serta menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi anak-anak panti asuhan.

Dalam kegiatan itu, TNI juga menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada masyarakat kurang mampu. Acara tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Polman, Forkopimcam Campalagian, serta tokoh masyarakat setempat.

Rehabilitasi Panti Asuhan Ummahat menjadi salah satu bentuk kontribusi TNI dalam mendukung fasilitas sosial. Ke depan, kelayakan hunian dan pemenuhan hak dasar anak tetap menjadi perhatian penting agar manfaat program tersebut dapat dirasakan secara berkelanjutan. (HW)