ENEWS, BONE ••》MASSEDDIE CUP 2026 resmi berakhir, Jumat (11/9/2026), setelah berlangsung sejak 29 Agustus 2026 di Kecamatan Salomekko, Kabupaten Bone. Panitia menyebut kesuksesan turnamen mini soccer tersebut tidak lepas dari dukungan masyarakat, pemerintah, peserta, sponsor, serta berbagai pihak yang terlibat selama pelaksanaan.
Turnamen yang dipusatkan dengan semangat kebersamaan Desa Manera dan Desa Tebba tersebut mendapat antusiasme masyarakat sejak pertandingan awal hingga partai final.
Salah seotang panitia MASSEDDIE CUP 2026, Bang Jek, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana berkat kerja sama dan kekompakan panitia bersama masyarakat.
“Alhamdulillah, setelah melalui proses yang panjang sejak persiapan hingga pertandingan terakhir, MASSEDDIE CUP 2026 dapat terlaksana dengan baik dan sukses. Bagi kami sebagai panitia, ini bukan sekadar tentang menyelenggarakan sebuah turnamen sepak bola, tetapi tentang bagaimana kita bersama-sama membangun kebersamaan, mempererat silaturahmi, dan memberikan ruang bagi anak-anak untuk berkompetisi serta menunjukkan bakat mereka,” ungkapnya.
Menurut panitia, dukungan warga Manera dan Tebba menjadi salah satu faktor penting dalam pelaksanaan turnamen. Pemain, orang tua, pemuda, tokoh masyarakat hingga suporter turut terlibat menciptakan suasana pertandingan yang meriah.
MASSEDDIE CUP 2026 kemudian ditutup melalui partai final yang mempertemukan Kajuara Muda dengan SD 261 Tarasu pada Jumat (11/9/2026).
Laga berlangsung sengit hingga harus ditentukan melalui adu penalti. Kajuara Muda akhirnya keluar sebagai juara, sedangkan SD 261 Tarasu menjadi runner-up.
Partai final tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., yang menyaksikan pertandingan sekaligus menutup secara resmi gelaran MASSEDDIE CUP 2026.
Salah satu perintis kegiatan, Arman, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan turnamen.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh sponsor dan pihak yang telah memberikan dukungan, Pemerintah Kabupaten Bone, Pemerintah Desa Manera, Pemerintah Desa Tebba, serta seluruh masyarakat Desa Manera dan Desa Tebba yang telah bersatu dan menjadi bagian dari MASSEDDIE,” ujarnya.
Ia menegaskan, dukungan tersebut menjadi bagian penting dari keberhasilan kegiatan yang digelar selama hampir dua pekan tersebut.
Panitia juga memberikan apresiasi kepada para peserta, perangkat pertandingan, petugas keamanan, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, pemuda, orang tua dan seluruh suporter yang ikut menyukseskan turnamen.
Dengan berakhirnya MASSEDDIE CUP 2026, panitia berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar sebagai wadah kompetisi sekaligus pembinaan bakat olahraga generasi muda di Kabupaten Bone. (Red)






