ENEWS, BONE ••》Niat awalnya sederhana: masuk SPBU, mengantre, lalu mengisi BBM. Namun, kesalahpahaman saat hendak masuk ke antrean justru berujung pada perkelahian dua pria di SPBU Labuaja 74.927.49, Desa Labuaja, Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Jumat (11/9/2026).
Peristiwa itu bermula ketika Andi Olleng, pria paruh baya, mengendarai mobil dari arah barat menuju SPBU. Pada saat yang hampir bersamaan, Andi Ato juga hendak masuk ke area SPBU dari arah berlawanan.
Keduanya sempat terlibat perdebatan singkat terkait posisi kendaraan. Andi Olleng kemudian disebut memilih mengalah dan mempersilakan Andi Ato bersama rekannya masuk lebih dahulu.
Namun, persoalan belum benar-benar selesai.
Saat mengantre BBM, Andi Ato turun dari mobil dan bersandar di pintu kendaraan yang dikemudikan Andi Olleng. Menurut keterangan seorang saksi mata kepada ENews Indonesia, situasi kemudian memanas setelah diduga terjadi percakapan yang dianggap menyinggung AR.
“Kemungkinan ada kata-kata yang menyinggung Andi Olleng sehingga Andi Olleng melayangkan tamparan ke arah Andi Ato. Lalu kemudian dibalas oleh Andi Ato. Namun Olleng menunduk. Perkelahian pun berlanjut,” ujar saksi yang meminta identitasnya dirahasiakan karena alasan keamanan.
Perkelahian kemudian terjadi di area pengisian BBM. Aksi tersebut direkam menggunakan kamera telepon seluler oleh salah seorang pengendara dan kemudian beredar di media sosial.
Video berdurasi sekitar 14 detik yang diterima redaksi ENews Indonesia memperlihatkan dua pria terlibat adu fisik. Dalam rekaman itu, salah satu pria terlihat beberapa kali melayangkan pukulan, sementara pria lainnya berusaha menahan serangan dengan posisi tubuh menunduk.
Beberapa warga yang berada di sekitar lokasi kemudian datang dan berusaha melerai keduanya.
Situasi semakin serius ketika dalam rekaman terlihat sebuah benda yang diduga badik berada di tangan salah satu pria.
Warga lainnya menyebut bahwa benda tersebut disebut milik Andi Olleng. Menurutnya, benda itu kemudian diambil Andi Ato ketika perkelahian berlangsung.
Dua pria yang terlibat dalam perkelahian tersebut diketahui bernama Andi Ato, warga Desa Labuaja, Kecamatan Kahu, dan Andi Olleng, warga Kelurahan Palattae, Kecamatan Kahu.
Akibat kejadian tersebut, Andi Olleng disebut menjalani perawatan di puskesmas terdekat karena mengalami luka.
Peristiwa yang awalnya berkaitan dengan urusan antre BBM itu pun akhirnya berubah menjadi tontonan warga. Antrean yang seharusnya berakhir dengan tangki terisi, justru sempat diwarnai adu fisik.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait kronologi lengkap maupun status hukum kedua pihak.
Kapolsek Kahu, Iptu Muhammad Amir, yang dikonfirmasi ENews Indonesia terkait peristiwa tersebut mengarahkan untuk mengonfirmasi Kasihumas Polres Bone.
Sementara Kasi Humas Polres Bone belum memberikan tanggapan hingga berita ini diterbitkan. ENews Indonesia tetap memberikan ruang hak jawab bagi pihak yang terkait dalam berita ini. (Redaksi)






