ENEWS, MAJENE ••》Kebakaran melanda lahan kosong nonproduktif di kawasan perbukitan Lembang, Desa Limbua, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, Senin (31/8/2026) sekitar pukul 18.30 WITA.
Api pertama kali diketahui pemilik lahan, Harli (52), sebelum dengan cepat merambat di lereng bukit. Kondisi angin yang kencang membuat kobaran api semakin sulit dikendalikan.
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Sendana bersama warga dan aparat desa langsung menuju lokasi untuk melakukan pemadaman. Karena medan berada di kawasan perbukitan, pemadaman dilakukan secara manual menggunakan peralatan seadanya.
Satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di Dusun Limbua sekitar pukul 18.35 WITA. Namun, kendaraan tidak dapat mendekati titik api karena tidak tersedia akses jalan menuju lokasi kebakaran.
Kondisi angin yang terus bertiup kencang juga membuat api semakin cepat menjalar. Kobaran api bahkan dilaporkan bergerak dari Bukit Lembang, Desa Limbua, menuju kawasan perbukitan Desa Lalatedzong.
Hingga malam hari, api belum sepenuhnya berhasil dipadamkan. Personel Polsek Sendana bersama pemerintah desa dan warga masih melakukan pemadaman manual sekaligus mengantisipasi api mendekati permukiman.
Berdasarkan pemantauan sementara, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 3 hektare. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Sementara itu, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam penanganan pihak terkait.
Petugas terus memantau pergerakan api untuk mencegah kebakaran meluas ke wilayah permukiman maupun lahan di sekitarnya.
Jurnalis: M. Kamil






