Mahasiswa di Majene Jadi Korban Tabrak Lari, Pelaku Kabur ke Arah Mamuju

Foto: Sejumlah luka-luka dan kerusakan motor yang dialami korban tabrak lari di tabrak lari di Jalan Poros Majene–Mamuju, tepatnya di Dusun Binanga, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 04.37 WITA. (Dok. Kamil)
Foto: Sejumlah luka-luka dan kerusakan motor yang dialami korban tabrak lari di tabrak lari di Jalan Poros Majene–Mamuju, tepatnya di Dusun Binanga, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 04.37 WITA. (Dok. Kamil)

ENEWS, MAJENE ••》Seorang mahasiswa bernama Ikram menjadi korban dugaan tabrak lari di Jalan Poros Majene–Mamuju, tepatnya di Dusun Binanga, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Selasa (9/6/2026) sekitar pukul 04.37 WITA.

Menurut pengakuan korban, dirinya ditabrak dari arah belakang oleh sebuah mobil pikap yang mengangkut galon air.



Setelah kejadian, kendaraan tersebut diduga langsung meninggalkan lokasi tanpa memberikan pertolongan.

Ikram mengatakan warga yang berada di sekitar lokasi segera berdatangan untuk mengevakuasinya ke tepi jalan.

Kondisi itu membuat dirinya tidak sempat mengidentifikasi pengemudi kendaraan yang menabraknya.

“Setelah kejadian, warga langsung datang membantu saya sehingga saya tidak sempat melihat siapa pengemudi mobil tersebut,” kata Ikram kepada Enewsindonesia.com, Selasa (9/6/2026).

Beberapa saat setelah tiba di rumahnya di Desa Awo, Kecamatan Sendana, Ikram mengaku mendapat telepon dari seorang warga bernama Darman yang mengaku melihat sekilas kejadian tersebut.

Menurut Ikram, warga tersebut kemudian mengirimkan nomor polisi kendaraan yang diduga terlibat dalam kecelakaan melalui pesan WhatsApp.

Mobil itu disebut merupakan pikap dengan nomor polisi DD 8431 yang terlihat melaju ke arah Mamuju usai kejadian.

Akibat insiden tersebut, Ikram mengalami luka pada bagian lutut dan kaki.

Selain itu, sepeda motor yang dikendarainya juga mengalami sejumlah kerusakan.

“Handle rem rusak, setang bengkok, kap motor lecet, spion patah, dan beberapa bagian lainnya juga mengalami kerusakan,” ujarnya.

Ikram berharap pengemudi kendaraan yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut segera menunjukkan itikad baik dan bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan.

“Saya berharap pelaku segera bertanggung jawab dan menyelesaikan persoalan ini secara baik-baik sebelum saya melaporkannya ke Polsek Sendana,” katanya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait dugaan tabrak lari tersebut. (M. Kamil)





Tinggalkan Balasan