Sinjai  

Cakupan BPJS Ketenagakerjaan Sinjai Baru 29,46 Persen

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sinjai, Erna Nur Iksana, saat beraudiensi dengan Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif di Ruang Kerja Bupati Sinjai, Senin (31/8/2026).
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sinjai, Erna Nur Iksana, saat beraudiensi dengan Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif di Ruang Kerja Bupati Sinjai, Senin (31/8/2026).

ENEWS, SINJAI ••》Cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Sinjai masih berada di angka 29,46 persen. Dari target universal coverage sebesar 76 persen, baru 43.373 pekerja yang telah mendapat perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Hal tersebut disampaikan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kabupaten Sinjai, Erna Nur Iksana, saat beraudiensi dengan Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif di Ruang Kerja Bupati Sinjai, Senin (31/8/2026).

banner 728x250

Erna menyebut, masih terdapat 103.831 pekerja dari berbagai segmen yang belum terlindungi BPJS Ketenagakerjaan. Kondisi ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk memperluas kepesertaan di Kabupaten Sinjai.

“Universal coverage BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Sinjai saat ini 29,46 persen dari target 76 persen,” ujar Erna.

Menurutnya, dukungan pemerintah daerah sangat penting untuk mendorong peningkatan kepesertaan. Sejumlah kelompok pekerja di lingkup pemerintahan daerah maupun desa telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Bahkan, seluruh pemerintah desa di Sinjai telah terdaftar, termasuk perangkat desa yang mendapatkan perlindungan hingga program jaminan pensiun.

“Dari pemerintah desa, seluruh pemerintah desa itu terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, bahkan sampai jaminan pensiun untuk perangkat desa,” katanya.

BPJS Ketenagakerjaan Sinjai terus memperkuat sosialisasi dengan melibatkan pemerintah daerah dan berbagai pihak. Erna berharap pesan langsung dari kepala daerah dapat mendorong masyarakat secara mandiri mendaftarkan diri sebagai peserta.

“Harapannya dengan kepala daerah langsung menginstruksikan kepada seluruh masyarakat, bisa membantu meningkatkan universal coverage dengan kesadaran sendiri dari masyarakat,” ujarnya.

Bupati Sinjai Hj. Ratnawati Arif menyambut baik upaya tersebut. Ia menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan untuk memperluas perlindungan jaminan sosial bagi seluruh pekerja di Sinjai.

Ratnawati juga memberikan dukungan melalui pembuatan video sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan yang ditujukan kepada masyarakat.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran pekerja terhadap pentingnya jaminan sosial sekaligus mempercepat peningkatan cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Sinjai.

Jurnalis: Asrianto