Jembatan Desa Rusak Dilintasi Excavator di Luyo Polman, Proyek Sekolah Rakyat Disoal

Ketgam: Truk pengangkut excavator melintas di jembatan sempit perbatasan Desa Luyo–Tenggelang, Kecamatan Luyo, hingga merusak pagar pembatas, Minggu (12/4/2026). Warga menilai mobilisasi alat berat tersebut tidak memperhatikan kapasitas jembatan desa.

ENEWS, POLMAN ••》Pagar pembatas jembatan (post railing) di perbatasan Desa Luyo dan Desa Tenggelang, Kecamatan Luyo, rusak usai dilintasi truk pengangkut excavator, Minggu (12/4/2026).

Kerusakan terlihat pada pipa pagar yang bengkok hingga terlepas. Warga menilai kendaraan bermuatan alat berat itu dipaksakan melintas, padahal dimensi dan beban tidak sesuai kapasitas jembatan desa.

“Ini jalan desa, bukan untuk alat berat. Jembatannya kecil, tapi tetap dipaksakan lewat,” kata seorang warga kepada ENews Indonesia.

Alat berat tersebut diketahui menuju lokasi pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Desa Sambaliwali.

Namun, proses mobilisasi dinilai tanpa perencanaan matang, termasuk survei jalur dan kesiapan infrastruktur.

Selain merusak fasilitas umum, kondisi pagar jembatan yang rusak dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari.

“Ini akses utama kami. Pembangunan penting, tapi jangan sampai merusak fasilitas yang ada,” ujar warga lainnya.

Warga mendesak pelaksana proyek bertanggung jawab dan segera memperbaiki kerusakan.

Mereka juga meminta pemerintah daerah melakukan evaluasi terhadap mobilisasi alat berat di wilayah tersebut.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak proyek Sekolah Rakyat maupun Pemkab Polewali Mandar terkait insiden tersebut. (REDAKSI)

Tinggalkan Balasan