Gowa  

Sampah Menumpuk di Jalan Poros Tacciri Gowa Jadi Keluhan

Kepala Kelurahan Ballaparang Abd Hamid Dg Nassa bersama aparat kelurahan, Bhabinkamtibmas, dan Kepala Dusun Rajamuding meninjau langsung tumpukan sampah yang berserakan di pinggir Jalan Poros Tacciri, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Jumat (13/3/2026). Peninjauan dilakukan menyusul keluhan warga terkait bau menyengat dan potensi gangguan lalu lintas. (Dok. Angki)

ENEWS, GOWA ••》Tumpukan sampah yang berserakan di pinggir Jalan Poros Tacciri, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dikeluhkan warga.

Selain menimbulkan bau menyengat, kondisi tersebut juga berpotensi memicu banjir dan mengganggu arus lalu lintas.

banner 728x250

Dari pantauan di lokasi, aparat Kelurahan Ballaparang turun langsung meninjau titik pembuangan sampah tersebut, Jumat (13/3/2026).

Hadir dalam peninjauan itu Kepala Kelurahan Ballaparang Abd Hamid Dg Nassa, Kepala Dusun Rajamuding Dg Mangung, Bhabinkamtibmas, serta sejumlah staf kelurahan.

Kepada ENews Indonesia, Abd Hamid Dg Nassa mengungkapkan bahwa pihaknya menerima banyak keluhan dari masyarakat, khususnya warga yang tinggal di sekitar Jalan Poros Tacciri.

“Banyak warga menyampaikan pengaduan melalui pesan WhatsApp dan berbagai atensi lainnya terkait persoalan sampah di Tacciri. Masalah ini tentu akan menjadi pembahasan jangka panjang,” jelasnya.

Ia menyampaikan, pemerintah kelurahan sebenarnya telah melakukan berbagai upaya, termasuk membahas persoalan tersebut dalam forum Musrenbang serta berkoordinasi dengan dinas kebersihan.

“Kami sudah menghimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan telah berkoordinasi dengan dinas kebersihan. Namun hingga sekarang belum ada tindak lanjut terkait penanganan sampah yang berserakan di lokasi ini,” katanya.

Abd Hamid juga menegaskan pentingnya disiplin warga dalam mengikuti jadwal operasional pembuangan sampah sesuai edaran pemerintah, yakni hanya diperbolehkan antara pukul 22.00 hingga 07.00 Wita.

“Kami mendorong warga untuk saling mengingatkan dan berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan. Kolaborasi masyarakat menjadi kunci menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Kepala Dusun Rajamuding, Dg Mangung. Ia mengimbau masyarakat agar lebih disiplin dalam membuang sampah sesuai tempat dan waktu yang telah ditetapkan.

“Permasalahan ini menunjukkan perlunya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Kami berharap imbauan ini menjadi awal perubahan perilaku agar lingkungan lebih sehat dan nyaman,” tegasnya. (Angki Perdana)





Tinggalkan Balasan