Perkumpulan Wija Raja La Patau Matanna Tikka (Perwira-LPMT) dan Kerukunan Keluarga Wija Arumpone, bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Bone, akan menyelenggarakan Haul ke-311 Lapatau Matanna Tikka, seorang tokoh besar dan Mangkau (Raja) Bone XVI.
Acara tersebut akan dilaksanakan di Masjid Jami Mursyidul Thullab, Desa Nagauleng, Kecamatan Cenrana, mulai pukul 09.00 Wita hingga selesai pada hari Sabtu, 25 Oktober 2025 mendatang. Bupati Bone dijadwalkan hadir dan memberikan sambutan dalam acara tersebut.
Ketua Panitia, Dr. Ir. Andi Iham Samanlangi, ST., MT., menjelaskan bahwa pelaksanaan haul tahun ini akan difokuskan pada peningkatan partisipasi aktif dari masyarakat setempat.
“Dalam haul ke-311 La Patau Matanna Tikka kali ini, kami berupaya memaksimalkan keterlibatan warga sekitar, khususnya masyarakat yang berasal dari Kecamatan Cenrana dan Desa Nagauleng,” ujarnya pada hari Selasa, 21 Oktober 2025.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 275 peserta telah melakukan pendaftaran melalui formulir daring. Selain itu, sebanyak 12 undangan resmi telah dikirimkan kepada berbagai kelompok dan organisasi yang beranggotakan keturunan Wija La Patau Matanna Tikka.
Dr. Andi Ilham menambahkan bahwa tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk mengenang keteladanan serta warisan budaya yang ditinggalkan oleh La Patau Matanna Tikka, yang dikenal sebagai Mangkau (Raja) Bone XVI, Datu Soppeng XVIII, dan Ranreng Tuwa Wajo XVII. Beliau dikenang sebagai sosok pemimpin yang bijaksana, sangat religius, serta berjasa besar dalam mempererat hubungan antara tiga kerajaan besar yang ada di Sulawesi Selatan.
Andi Ilham menyampaikan harapannya, “Melalui momentum haul yang istimewa ini, panitia berharap agar semangat persatuan serta nilai-nilai luhur kepemimpinan yang dicontohkan oleh La Patau Matanna Tikka dapat terus diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian tak terpisahkan dari identitas budaya serta sejarah kebesaran Kabupaten Bone.” (Red)






