BERAU, KALTIM •• Dua nelayan ditemukan terombang-ambing di tengah laut sedang berpegangan di sebuah batang Nipah. Salah satu dari nelayan tersebut dinyatakan meninggal dunia di perairan Karang Buli Ulin, Pulau Semama, Kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, Jum’at (17/02/2023).
Kedua korban ditemukan dua nelayan lain bernama Anta dan Wahyu yang sedang melintas di perairan tersebut.
Kasi Humas Polres Berau Iptu Suradi mengungkapkan, korban yang selamat berinisial AR dan korban meninggal dunia berinisial UM.
“Korban AR bersama UM berangkat mencari ikan dengan menggunakan perahu mesin tempel 15 pk di perairan belakang Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara. Ketika kedua korban mencari ikan tiba-tiba gelombang besar menghantam mereka lalu merekapun membuang mesin perahu untuk mengurangi beban berat dalam perahu,” terang Suradi.
Suradi melanjutkan, sekitar dua hari AR dan UM berada di atas perahu dan kemudian perahu tersebut tenggelam.
“Lalu mereka berdua menemukan batang nipah lalu kedua korban berpegangan di batang nipah itu,” katanya.
Karena terlalu lama di air, kata Suradi, UM lemas dan meninggal dunia, saat itulah AR berusaha mengikat UM agar tidak terpisah darinya dan sampai akhirnya ditemukan oleh nelayan lain.
“Saat ini kedua korban dijemput oleh anggota Sat Polairud Polres Berau dan dibawa ke puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis,” tutup Kasi Humas. (Ardiansyah)






