Vandalisme Warnai Aksi di DPRD Polman

Ketgam: Massa aksi berhadapan dengan aparat dan perwakilan pemerintah di Gedung DPRD Polewali Mandar, Selasa (5/5/2026), dengan latar ilustrasi vandalisme yang menggambarkan aksi coret fasilitas saat unjuk rasa. (HW)

ENEWS, POLMAN ••》Aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, Selasa (5/5/2026), diwarnai aksi vandalisme. Sejumlah massa mencoret dinding dan fasilitas gedung saat menyampaikan aspirasi.

Sekretaris DPRD Polman, Muh. Akbar, menyayangkan tindakan tersebut. Ia menegaskan penyampaian pendapat seharusnya dilakukan secara tertib dan beretika tanpa merusak aset publik.

banner 728x250

“Coretan seperti ini merusak fasilitas. Pada akhirnya sekretariat yang harus memperbaiki, termasuk pengadaan cat ulang. Sebaiknya aspirasi disampaikan secara intelektual,” terangnya.

Akbar juga mengaku pihak sekretariat tidak menerima pemberitahuan resmi sebelum aksi berlangsung.

Ia menyebut tidak ada surat masuk dari kelompok massa, sehingga kehadiran pengunjuk rasa terjadi tanpa persiapan dari internal DPRD.

“Saya tidak mendapat informasi sebelumnya. Setelah saya cek ke staf, memang tidak ada surat pemberitahuan,” katanya.

Terkait tidak adanya anggota dewan yang menemui massa, Akbar menjelaskan bahwa sebagian besar legislator sedang menjalankan agenda dinas di luar daerah.

Beberapa komisi disebut tengah melakukan kunjungan kerja, sementara unsur pimpinan memiliki agenda terpisah.

Meski demikian, sekretariat memastikan akan memfasilitasi pertemuan antara perwakilan massa dan pimpinan DPRD.

Audiensi dijadwalkan berlangsung pada Kamis mendatang dengan menghadirkan unsur pimpinan dan komisi terkait.

Dalam aksinya, massa menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain penolakan pengalihan anggaran pendidikan ke program Makan Bergizi Gratis (MBG), peningkatan kesejahteraan guru non-ASN, serta transparansi pengelolaan anggaran pendidikan.

Selain itu, massa juga mendesak adanya audit terhadap proyek infrastruktur penanganan banjir agar pelaksanaannya lebih terbuka dan akuntabel.

Massa menyatakan akan kembali menggelar aksi dengan jumlah lebih besar apabila tuntutan mereka tidak segera ditindaklanjuti oleh DPRD Polman. (Hasbi Waluyo)





Tinggalkan Balasan