Majene  

Proyek Gapura Desa Pamboborang Majene Diduga “Mark Up” Anggaran

Foto: Gapura di Desa Pamboborang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat. (ENews)

ENEWS, MAJENE 》Pembangunan gapura di Desa Pamboborang, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat (Sulbar) disorot sejumlah warga setempat.

Proyek yang dibangun menggunakan Dana Desa (DD) senilai Rp 100 juta yang terdaftar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2024 itu disebut tak sesuai dalam papan pengumuman APBDes).



“Seharusnya nama yang tercantum di baliho APBDes 2024 bukan pembangunan gapura Desa Pamboborang tapi rehabilitasi, karena bangunanannya tidak dibongkar total atau secara keseluruhan pak, tapi langsung tiang lama yang disambung tinggal didesain sehingga cantik modelnya setelah di kerjakan,” ungkap salah seorang warga setempat berinisial S kepada ENews Indonesia, Ahad (25/5/2025).

Lebih lanjut S memaparkan, total anggaran yang menelan sekira Rp100 juta, menurutnya terindikasi mark up.

“Paling habis sekira Rp40 jutaan, sekalipun alat atau bahan yang dipakai sebahagian dipesan dari luar daerah,” ucapnya.

Ditambahkannya, dengan indikasi mark up atau tidak sesuainya nama jenis yang dikerjakan, sebagai warga ia berharap aparat dari penegak hukum (APH) sudah punya dasar untuk melakukan penyelidikan.

“Tidak masuk akal bagi saya pengerjaan itu. Seharusnya pihak penegak hukum contohnya dari kejaksaan sudah masuk melakukan penyelidikan,” katanya.

Sementara, Kepala Desa Pamboborang, Hamzary saat dikonfirmasi ENews Indonesia terkait hal ini tak memberikan penjelasan.

“Saya lagi di luar kota,” jawabnya melalui sambungan telepon seluler kepada ENews Indonesia, Ahad (25/5).

(Arfan Rinaldi)

Editor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan