ENEWS BONE •• Kapolsek Bengo, Ipda Irah menepis adanya kasus penembakan di wilayah hukum Polsek Bengo yang menjadi perbincangan masyarakat di media sosial.
“Kami telah menyelediki kasus tersebut, dari keterangan saksi-saksi, tidak ada suara ledakan dan kaca mobil yang pecah diduga bukan bekas tembakan. Dugaan sementara itu pengrusakan,” terang Ipda Irha kepada Enews Indonesia, Rabu (8/1/2025).
Meski demikian, Ipda Irha menyampaikan bahwa pihaknya akan terus melakukan penyelidikan trrkait kasus ini.
“Kami akan bekerja profesional terkait kasus ini. Dimohon masyarakat untuk tidak menebar isu yang membiat masyarakat was-was,” ujarnya.
Sebelumnya, sebuah mobil Toyota Kijang dengan Nomor Polisi: DD 783 BW milik pengusaha bernama Agustan (44) dirusak oleh orang tidak dikenal (OTK) di Desa Selli, Kecamatan Bengo.
Banyak warga di media sosial menyebut bahwa mobil tersebut ditembak dan dirangkaikan dengan kasus penembakan yang terjadi di Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone (20 Km dari lokasi pengrusakan di Bengo. Red)
Saat kejadian, kendaraan korban tengah terparkir di garasi depan toko miliknya. Dimana saat malam itu juga sebelum peristiwa, situasi tempat usaha Agustan tengah ramai ditempati nongkrong anak muda.
Agustan mengetahui hal tersebut sekitar pukul 08.00 Wita pagi. Agustan ditelpon oleh rekannya berinisial AL yang mengabarkan jika kaca mobil bagian belakang yang terparkir di garasi toko pecah.
Akibat kejadian tersebut mobil Toyota Kijang milik Agustan mengalami kerusakan:
1. pada bagian Kiri
– Bawah 37 Cm
– Kanan 30 cm
– Kiri 42 diameter lubang 8 Cm
– Ketebalan kaca 4 mm
2.Pada Bagian Kanan
– Bawah 30 Cm
– Atas 15 Cm
– Kanan 46 Cm
– Kiri 18 Cm
– Diameter lubang 9 cm
– Ketebalan kaca 4 mm.
Jurnalis: Mimienk Lee






