ENEWS, BONE ▪︎ Terduga pelaku pengrusakan kaca mobil, Riko Setiawan (22) dan Dandi (22) diringkus personel Polres Bone. Keduanya diamankan sekira pukul 03.00 Wita dini hari, Kamis 11 Juli 2024.
“Upaya penangkapan kedua pelaku atas koordinasi dengan warga setempat,” ujar Kapolres Bone AKBP Erwin Syah.
Dikatakannya, berdasarkan hasil interogasi, Riko Setiawan mengakui perbuatan telah melakukan pengrusakan dengan cara memukul kaca bagian belakang serta merusak kaca spion sebelah kiri mobil dari korban Alim Rahman (33) alamat JL.Husein Jeddawi Kelurahan Macege, Kecamatan Tanete Riattang Barat.
“Menurut pengakuannya, pelaku merasa sakit hati karena sesaat sebelum kejadian pengerusakan, korban (Alim) bersama beberapa orang rekannya melakukan penganiayaan secara bersama terhadap dirinya (Riko) dan Dandi. Sehingga kembali melakukan aksi balas dendam,” papar Kapolres Bone.
Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, saat pelaku tiba di lokasi, Riko menyebut korban (Alim) bersama rekannya lari meninggalkan lokasi sehingga Riko dan Dandi merusak kendaraan milik korban.
“Pelaku mengaku tidak membawa senjata tajam jenis tombak melainkan tongkat yang tebuat dari kayu,” ujarnya.
Pernyataan Terduga Pelaku Beda dengan Korban
Namun pernyataan terduga pelaku berbeda dengan pernyataan korban (Alim).
Menurut Alim, pelaku membawa senjata tajam jenis tombak dan parang.
Alim mengaku, pelaku datang kembali dengan membawa senjata tajam berjenis tombak dan parang dan kembali menantang duel pengendara yang melintas.
“Mobil saya yang terparkir ditombak di bagian belakang hingga kaca bagian belakang pecah,” kata Alling.
Sebelumnya diberitakan, Diduga dalam pengaruh minuman keras, seorang pemuda di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) mengamuk dan menantang pengendara yang melintas untuk duel di Jl. M.T Haryono (depan SPBU Palakka), Kelurahan Watang Palakka, Kabupaten Bone, sekira pukul 22.20 Wita, Rabu (10/7/2024).
Salah seorang saksi mata yang ikut menjadi korban, Alling mengungkapkan, pria tersebut berteriak-teriak dan menganiaya siapapun yang melintas di depan SPBU Palakka.
Bahkan kata Alling, pemuda itu juga melempari batu pengendara yang melintas.
“Teriak-teriak ingin ngajak duel namun tidak ada yang merespon tapi dia melempari batu dan memukul pengendara yang lewat,” sebut Alling kepada Enews Indonesia.
Dikatakannya, beberapa pengendara dan warga sekitar pun mencoba menghentikan aksi pria tersebut.
“Tapi siapapun yang mendekat, pasti dia pukul. Alhasil, pemuda tersebut jadi bulan-bulanan warga,” kata Alling.
Lebih lanjut Alling menyampaikan, setelah dihakimi warga, pemuda itu pun kabur.
“Namun sesaat kemudian datang kembali dengan membawa senjata tajam berjenis tombak dan parang dan kembali menantang duel pengendara yang melintas. (Red)






