ENEWS BONE •• Pemerintah Kabupaten Bone di bawah kepimpinan Penjabat (Pj) Bupati Andi Winarno Eka Putra terkesan menganggap Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba Bone mengganggu jalannya pemerintahan di Bone.
Hal itu terlihat saat Andi Winarno menyampaikan sambutannya di kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis 26 September 2024.
Dalam sambutannya, Andi Winarno membahas tentang peredaran gelap narkoba di Kabupaten Bone.
Namun, tak sedikitpun memberi apresiasi ke Forbes Anti Narkoba Bone yang selama ini massif melawan peredaran gelap narkoba di Kabupaten Bone.
“Kita apresisai besar kepada bapak kepolisian dan BNNK Bone dalam memberantas narkoba di Bone,” ucap Andi Winarno dalam sambutannya.
Menanggapi hal itu, Forum Bersama Anti Narkoba Bone, Andi Singkeru Rukka menjelaskan, ucapan paresiasi bukanlah tujuan didirikannya Forbes Anti Narkoba. Forbes menjadi marwah kekuatan perlawanan terhadap narkoba.
Meski demikian lanjut Andi Singke, dalam sambutan Pj Bupati Bone itu terkesan tidak sepakat dengan gerakan Forbes melawan narkoba.
“Sepertinya mereka menganggap kita sebagai pengganggu pemerintah yang tidak perlu dibati-bati (dihiraukan) atau bahkan kita dianggap sebagai lawan pemerintah,” jelasnya Andi Singke, Kamis (26/9).
Tak hanya itu, stakeholder di Kabupaten Bone juga terkesan mengaggap Forbes Anti Narkoba sebagai penjahat dan pengganggu.
“Kalau kita di Pengadilan Negeri (PN) untuk mengawal kasus narkoba.
Itu hakim, jaksa, polisi sepertinya melihat kita sebagai lawannya atau kita dilihat sebagai penjahat,” ujarnya.
Andi Singke menambahkan, anggapan -anggapan itu muncul dari tingkah laku mereka.
“Darinya itu, kami butuh bukti dari para pemangku kebijakan dan Aparat Penegak Hukum (APH) di Bone ini, buktikan kalau anda sayang sama masyarakat anda, jangan cuma kata-kata manis di setiap sambutan-sambutan. Buktikan dengan tindakan,” tandasnya. (Lee)






