ENEWS BONE •• Dalam kurun waktu sepekan terakhir, Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali langka di Kabupaten Bone. Hal itu terjadi diduga pengurangan stok BBM yang disuplai oleh Pertamina.
Dari pantauan Enews Indonesia dalam beberapa hari terakhir ini, antrean kendaraan baik roda empat maupun roda dua mengular di pagi hari. Sekira pukul 12.00 Wita, stok BBM di beberapa SPBU di Kota Watampone sudah habis.
“Kalau mau ki‘ mengisi pertalite, harus ki’ keluar pagi-pagi. Kalau jam 11.00 Wita ke atas, ngantre BBM Pertamax, itu pun kalau dapat ki’, ” ungkap Andi salah seorang warga Bone kepada Enews Indonesia, Ahad 8 September 2024.
Sementara, salah seorang owner SPBU di Kabupaten Bone mengungkapkan, bahwa stok BBM yang masuk beberapa hari terakhir hanya 8 ton per-hari.
“Kurang tahu apa sebabnya bosku. Biasanya kami menerima sekira 14-16 ton per-hari setelah adanya kelangkaan BBM lalu yang kemudian ditangani Pj Bupati sebelumnya. Namun beberapa hari terakhir kembali dikurangi,” ungkapnya (meminta identitas tak disebutkan) kepada Enews Indonesia, Ahad (8/9).
Sebelumnya, kelangkaan BBM seperti ini pernah terjadi di era kepemimpinan Penjabat (Pj) bupati Andi Islamuddin, namun ditangani dengan cepat dengan melakukan inspeksi mendadak (sidak) sejumlah SPBU yang ada di Kabupaten Bone lalu meminta Pertamina menambah pasokan stok BBM hingga masalah BBM terselesaikan.






