Bone  

Pemdes dan TP PKK Tunreng Tellue Gelar Lomba Kebun Dasawisma

Foto: Camat Sibulue Andi Amri (kanan), Ketua TP PKK Sibulue Mirawati Zaenal (tengah), Ketua TP PKK Desa Tunreng Tellue Rina Yunita (kiri), dan Kades Tunreng Tellue Haryogis Susanto (rompi coklat) didampingi Bhabinkamtibmas setempat. (Dok. Enews)

ENEWS BONE •• Pemerintah Desa Tunreng Tellue, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) menggelar lomba Kebun Dasawisma. Sebanyak 19 kebun yang mengikuti lomba pada kegiatan yang digelar bekerja sama dengan Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Tunreng Tullue itu.

Pada Kamis 14 November 2024, tim penilai dari TP PKK Kecamatan Sibulue  mendatangi Desa Tunreng Tellue untuk melakukan penilaian ke kebun dasawisma tersebut.



Hadir dalam pembukaan kegiatan, Camat Sibulue Andi Amri, Ketua TP PKK Sibulue Mirawati Zaenal beserta rombongan, Babinsa dan juga Bhabin Kamtibmas setempat.

Kedatangan rombongan tim penilai ini disambut hangat tim PKK Desa Tunreng Tellue yang dipimpin oleh Ketua TP PKK Tunreng Tellue, Rina Yunita.

“Program ini adalah program andalan PKK dan akan dilaksanakan di seluruh Kecamatan Sibulue,” tutur Camat Sibulue Andi Amri dalam sambutannya.

Hal senada juga disampaikan Ketua PKK Kecamatan Sibulue, Mirawati Zainal. Ia berterimakasih kepada TP PKK Tunreng Tellue karena menyambut dirinya dan rombongan dengan sambutan meriah.

“Ini desa keenam yang kami datangi dan di desa ini paling meriah sambutannya. Terima kasih banyak,” ucapnya.

Mirawati menekankan kepada ibu-ibu PKK agar kebun dasawisma itu tidak bersifat sementara tapi terus berkelanjutan.

“Karena kebun dasawisma ini sangat bermanfaat bagi masyarakat. Tidak susah lagi membeli sayur dan pangan lainnya,” ujarnya.

Ditambahkannya, program Kampung PKK bukan saja kebunnya tapi ada kegiatan-kegiatan lain seperti keagamaan, pelatihan-pelatihan, kesehatan dan lainnya.

“Jadi jangan hanya dasawismanya saja yang diprogramkan,” katanya.

Sementara, Kepala Desa Tunreng Tellue Haryogis Susanto dalam sambutannya mennyampaikan, selain lomba kebun dasawisma, pihaknya juga menggelar launching produk UMKM Desa Tunreng Tellue.

“Saat mahasiswa KKN datang ke desa kami,ibu-ibu banyak belajar dan akhirnya mereka mengembangkan produk UMKM untuk peningkatan ekonomi,” kata Haryogis.

Haryogis mengatakan bahwa semua kegiatan itu tujuan utamanya agar silaturahmi antara warga Tunreng Tellue selalu terjaga.

“Dan terus semangat bergotong royong,” tandasnya.

Setelah gelaraan pembukaan, tim penilai beserta Camat Sibulue dan Ketua TP PKK Sibulue didampingi Kades Tunreng Tellue dan Ketua TP PKK setempat memeriksa satu persatu 19 kebun dasawisma teesebut. (Lee)





Tinggalkan Balasan